Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat secara bertahap semakin berorientasi dan memikirkan pentingnya penggunaan mobil ramah lingkungan.
“Konsumen kami dengan bijak memilih model kendaraan yang memenuhi kebutuhan masing-masing dengan mempertimbangkan ukuran, fitur, dan faktor teknologi seperti kenyamanan dan keselamatan berkendara, serta biaya pengoperasian, layanan pelanggan, dan penghematan bahan bakar sehari-hari,” kata Randy.
Diantara keberhasilan tersebut, kesuksesan penjualan mobil hybrid terbesar di Indonesia masih tercatat di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi terbesar dan wilayah DKI Jakarta yang menjadi tempat Suzuki meraih penjualan mobil hybrid terlaris dengan dukungan 48%, Mewakili penjualan.
Kemudian diikuti oleh wilayah Jawa Timur dengan kontribusi sebesar 15%, disusul oleh Jawa Tengah sebesar 7%, dan Jawa Barat sebesar 6%. Sedangkan untuk provinsi di luar pulau Jawa, yang saat ini juga mulai mengadopsi tren kendaraan ramah lingkungan berasal dari Provinsi Bali dan Kalimantan Timur.
Distribusi di wilayah ini mencerminkan kemampuan kendaraan hibrida Suzuki untuk digunakan dengan cepat dalam kondisi geografis yang berbeda.
Melihat status penjualan Suzuki pada November 2023, perbandingan penjualan menunjukkan mobil penumpang menyumbang 50,1% dan kendaraan niaga menyumbang 49,9%.
Untuk digunakan di daerah perkotaan dengan lalu lintas padat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: dkylb.com
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor