Salah satu bagian dari video Mens Rea Pandji yang benar-benar bikin emosi. Kisahnya tentang seorang pemuda bernama Gamma.
Nasibnya sungguh tragis. Pertama, nyawanya diambil. Lalu, namanya dihancurkan. Sudah tewas ditembak, malah dituduh terlibat tawuran. Padahal, kenyataannya tidak demikian.
Awalnya, polisi kesulitan menemukan bukti rekaman CCTV. Saat konferensi pers, mereka justru memamerkan senjata yang diklaim sebagai barang bukti tawuran. Situasinya terasa gelap dan penuh tanda tanya.
Namun belakangan, CCTV itu akhirnya muncul juga. Rekamannya jelas: Gamma dan temannya hanya naik motor. Tak ada senjata apa pun yang mereka bawa. Fakta ini bertolak belakang dengan pernyataan polisi sebelumnya.
Kapolrestabes Semarang saat itu, Kombes Irwan Anwar, disebut-sebut memberikan pernyataan yang menyesatkan. Dia menuduh korban tawuran dan memamerkan senjata yang sepertinya bukan milik korban.
Artikel Terkait
Enam Miliar Sehari vs Jerih Payah Rakyat: Cuitan Bang Edi yang Bikin Sesak
Teheran Gelar Unjuk Rasa Besar-besaran, Jawab Protes dengan Ancaman ke AS
Dua Wajah Jalan di Perbatasan Banten-Jabar, Warga: Seperti Dua Dunia
Permintaan Modal Pedagang Papua Menyambut Kunjungan Gibran di Pasar Potekelek