Mutasi Polri Februari 2026: Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi
Gelombang mutasi di tubuh Polri kembali terjadi. Kali ini, di penghujung Februari 2026, sebanyak 54 personel mengalami pergeseran posisi. Langkah ini, seperti biasa, dikatakan untuk penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan.
Yang menarik perhatian, tiga mantan Kapolres masuk dalam kategori evaluasi atau demosi. Pergeseran jabatan mereka tercantum dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/440/II/KEP./2026, yang dikeluarkan pada 27 Februari lalu.
Siapa saja mereka? Pertama, AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo. Dia sebelumnya memimpin Polresta Sleman, dan kini ditempatkan di Divkum Polri. Lalu ada AKBP Didik Putra Kuncoro, eks Kapolres Bima Kota yang dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Yang ketiga adalah AKBP Natalena Eko Cahyono, mantan Kapolres Bungo di Polda Jambi, yang sekarang menjadi Pamen di Polda yang sama.
Dengan kosongnya posisi itu, otomatis ada nama-nama baru yang ditunjuk. Untuk mengisi kursi Kapolresta Sleman, misalnya, kini dipegang oleh AKBP Adhitya Panji Anom. Sebelumnya, dia bertugas sebagai Akreditor Propam.
Di Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto mengambil alih. Pria yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda NTB ini mendapat tugas baru. Sementara untuk Kapolres Bungo, AKBP Zamri Elfino dipercaya. Dia adalah mantan Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.
Menanggapi hal ini, Jubir Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, buka suara. Dia menegaskan bahwa mutasi adalah hal yang biasa.
“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Johnny menjelaskan, semua proses ini mengacu pada kebutuhan organisasi semata.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” katanya menambahkan.
Harapannya jelas. Polri berharap para pejabat yang mendapat amanah segar ini bisa cepat beradaptasi. Dedikasi dan integritas dalam melayani masyarakat menjadi kunci utama. Bagaimanapun, roda organisasi harus terus berputar, dan ini adalah bagian dari dinamika itu.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai