Garasi di Lamongan Ludes Terbakar, Diduga Balasan Kasus Pembacokan di Gresik

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:45 WIB
Garasi di Lamongan Ludes Terbakar, Diduga Balasan Kasus Pembacokan di Gresik

Malam Jumat di Desa Tlogosadang, Paciran, Lamongan, berubah mencekam. Sekitar pukul sebelas lewat seperempat, sebuah garasi rumah meledak dalam kobaran api. Laporan warga masuk ke Polsek Paciran tak lama setelahnya, dan petugas pun bergerak cepat.

Ipda M Hamzaid, Kasi Humas Polres Lamongan, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, aparat langsung menuju lokasi bersama tim pemadam kebakaran begitu laporan diterima sekitar pukul 23.30 WIB.

"Petugas Polsek Paciran mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari warga. Kami melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,"

katanya, Sabtu siang.

Dari pantauan di lokasi, yang hangus terbakar adalah sebuah garasi berukuran 6x12 meter. Di dalamnya, satu mobil dan lima sepeda motor milik Saifudin (45), warga setempat, ikut menjadi abu. Nilai kerugiannya tak main-main, ditaksir mencapai Rp120 juta. Untungnya, tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.

Api yang berkobar sempat membuat warga panik. Namun begitu, petugas pemadam dari Satpol PP Lamongan Korwil Paciran berhasil mengendalikannya. Mereka mengerahkan satu unit armada water supply dan berhasil memadamkan si jago merah sekitar pukul 00.15 WIB. Api pun tak sempat merambat ke bangunan tetangga.

Motifnya masih gelap. Polisi masih mendalami siapa saja yang terlibat dan latar belakang kejadian ini. Tapi, ada benang merah yang dicurigai aparat.

Rupanya, ini bukan insiden yang berdiri sendiri. Pemilik rumah berinisial S (45) itu sebelumnya telah diamankan Polres Gresik. Ia terkait kasus pembacokan dua pemuda di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, saat sahur patrol beberapa waktu lalu. Aksi pembakaran di Paciran ini diduga kuat adalah rentetan dari peristiwa berdarah di Gresik tersebut. Sebuah aksi balasan yang berujung pada kerugian materi yang besar.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berjalan. Polisi menelusuri semua kemungkinan dan mengumpulkan bukti.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar