Kehidupan pribadi komedian Boiyen kembali jadi sorotan. Kali ini, kabar kurang sedap datang dari sang suami, Rully Anggi Akbar atau yang akrab disapa Ezel. Namanya mendadak ramai diperbincangkan.
Ezel tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi. Nilainya? Tak tanggung-tanggung, mencapai ratusan juta rupiah. Laporan sudah masuk ke Polda Metro Jaya.
Lantas, siapa sebenarnya sosok di balik nama itu?
Berbeda jauh dengan Boiyen yang karib dengan dunia hiburan, latar belakang Ezel justru sangat akademis. Pria kelahiran 7 Agustus 1991 ini adalah seorang intelektual di bidang pariwisata. Ia bahkan bergelar Doktor (S3) Kajian Pariwisata dari Universitas Gadjah Mada, setelah sebelumnya menempuh S1 Administrasi Hotel dan S2 Tourism and Travel Services Management.
Dengan segudang gelar mentereng itu, karier profesionalnya pun mulus. Ezel tercatat sebagai dosen tetap di Politeknik Sahid Jakarta, kampus yang fokus pada perhotelan dan kuliner. Tak cuma mengajar di kampusnya, ia juga kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai universitas ternama.
Di sisi lain, Ezel bukan cuma teori. Sejak 2013, ia sudah terjun langsung ke industri Food and Beverage. Bisnisnya beragam, mulai dari mengelola tempat kuliner di Yogyakarta dan Jakarta, menjalankan perusahaan konsultan restoran, hingga membesut Sateman Indonesia.
Namun begitu, reputasi gemilang itu kini tercoreng.
Seorang korban berinisial RF melaporkannya dengan tuduhan penipuan senilai Rp 400 juta. Kasusnya berawal dari tawaran investasi dengan proposal yang menggiurkan. Skema bagi hasilnya 70:30, janji yang sulit ditolak.
RF pun tergiur dan mengucurkan dananya.
Menurut pengakuan korban, keuntungan hanya dirasakan selama lima bulan, hingga Januari 2024. Setelah itu, pembayaran macet total. Somasi sudah dilayangkan, tapi tak membuahkan hasil. Akhirnya, RF memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Yang jadi persoalan, dalam perjanjian tertulis disebutkan adanya jaminan setoran tetap. Minimal Rp 6 juta per bulan harus dibayarkan Ezel ke RF, bagaimanapun kondisi bisnisnya. Janji di atas kertas itulah yang konon dilanggar.
Saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan di Polda Metro Jaya. Reputasi akademisi dan praktisi yang dibangun bertahun-tahun, kini diuji di ruang penyidik.
Artikel Terkait
Penampilan Bad Angel Lisa BLACKPINK di Coachella 2026 Picu Perdebatan Netizen
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal