Angka ini menjadikannya yang tertinggi di kelasnya, melampaui Neta V dan Wuling Binguo EV.
Baca Juga: Melalui Pendampingan dan Pemberdayaan UMKM, 128 Tahun BRI Konsisten Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ground clearance yang tinggi tidak hanya memberikan tampilan yang atraktif, tetapi juga meningkatkan kemampuan mobil untuk melewati berbagai medan tanah.
Namun, tidak ada suatu kendaraan pun yang sempurna. Citroën ë-C3 tidak luput dari kelemahan, terutama terkait dengan motor listriknya yang mungkin dianggap kurang powerful.
Dampaknya terlihat pada akselerasi dari 0-100 km/jam yang memerlukan waktu hingga 17,1 detik.
Baca Juga: Kunci Sukses BYD di Jepang: Jaringan Dealer, Pelatihan Mekanik, dan Kolaborasi Revolusioner
Meskipun tidak secepat beberapa pesaingnya, kecepatan ini masih dapat memenuhi kebutuhan harian pengguna yang lebih fokus pada kenyamanan dan efisiensi.
Salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli mobil listrik adalah kapasitas baterai dan jarak tempuhnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indonewstoday.com
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor