JAKARTA – Kabar baik buat pencinta mobil listrik. Raksasa otomotif Stellantis, bersama PT Indomobil National Distributor, baru saja mengumumkan kerja sama strategis dengan Leapmotor. Hasilnya? Merek kendaraan listrik asal China itu dipastikan bakal meluncur di Indonesia tahun depan.
Kehadiran Leapmotor ini diharapkan bisa memperkaya pilihan mobil elektrifikasi di pasar lokal. Pasalnya, perusahaan ini punya pendekatan yang cukup unik di industri otomotif listrik.
Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor, menjelaskan alasan di balik kolaborasi ini. Menurutnya, Leapmotor menawarkan paket teknologi yang solid dan engineering yang matang.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperluas portofolio merek yang kami hadirkan di Indonesia," ujar Tan dalam sebuah kesempatan di Jakarta Selatan.
"Sekaligus, tentu saja, memberikan lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi yang sudah diakui secara global," tambahnya.
Jadi, mobil apa yang akan dibawa ke sini? Tan mengaku timnya sudah melakukan seleksi ketat. Pilihan model disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang terus berubah. Desainnya pun diklaim praktis, mendukung aktivitas harian.
Yang menarik, Leapmotor punya cara kerja berbeda. Sejak awal, mereka mengembangkan kemampuan intinya sendiri, tanpa terlalu bergantung pada komponen 'warisan' dari produsen mobil tradisional. Gagasan inovatif ini digagas langsung oleh sang pendiri, Zhu Jiangming.
Fokus pada riset dan rekayasa internal membuat mereka punya keunggulan. Bagaimana tidak? Lebih dari 60 persen komponen kendaraan diproduksi sendiri oleh Leapmotor. Hal ini, menurut Tan, yang memberi nilai produk yang kompetitif.
"Produksi mobil ini semua dilakukan secara in-house," jelas Tan. "Kurang lebih ada tujuh komponen utama yang dikembangkan sendiri, mulai dari baterai sampai teknologi software dan hardware. Makanya, punya ciri khas dan keunikan tersendiri."
Lalu, berapa harganya? Untuk pasar Indonesia, Leapmotor akan menempati kisaran harga yang cukup beragam, mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp700 jutaan. Jadi, ada pilihan untuk berbagai segmen.
Nantinya, model-model Leapmotor akan diperkenalkan lewat jaringan retail dengan konsep Stellantis Brand House. Konsep ini mempertemukan berbagai merek di bawah Stellantis dalam satu atap.
"Dengan begitu, kami bisa meningkatkan pengalaman pelanggan saat mereka mengakses produk maupun layanan," pungkas Tan.
Menunggu kehadirannya tahun depan, kerja sama ini jelas memberi warna baru di pasar mobil listrik Indonesia. Persaingan pasti makin seru.
Artikel Terkait
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik
Nissan Akan Hentikan Produksi 11 Model, Fokus pada Kendaraan Laris
Pangsa Pasar Hyundai Indonesia Melonjak Jadi 2,8% di Kuartal I 2026