Menteri Kesehatan Ingatkan Cara Pakai Bantal Leher yang Benar Saat Mudik

- Selasa, 17 Maret 2026 | 16:00 WIB
Menteri Kesehatan Ingatkan Cara Pakai Bantal Leher yang Benar Saat Mudik

JAKARTA – Musim mudik Lebaran 2026 sebentar lagi tiba. Bagi banyak orang, perjalanan panjang itu identik dengan usaha mengusir kantuk di dalam kendaraan. Nah, di sinilah bantal leher sering jadi andalan. Tapi hati-hati, salah pakai malah bikin pegal dan nyeri leher berhari-hari. Faktanya, banyak dari kita yang ternyata keliru menggunakannya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal hal ini. Lewat unggahan Instagram pribadinya, Selasa (17/3/2026), dia mengingatkan risiko dari pemakaian yang asal-asalan.

“Kalau kita mudik sering ketiduran kan, nah kepala kita sering jatuh tuh ke depan. Itu tuh bisa bikin leher kita kaku,” ujar Budi.

Lalu, di mana letak kesalahan yang umum terjadi? Rupanya, kebanyakan orang meletakkan bantal leher di belakang leher. Menurut Budi, cara ini justru kurang tepat. Posisinya jadi terasa ganjil dan tidak menopang dengan optimal.

Lantas, bagaimana cara yang benar?

Kuncinya justru di bagian depan. Bantal leher harus ditaruh tepat di area dagu. Fungsinya sederhana: menahan kepala agar tidak terjatuh ke depan saat kita terlelap. Posisi ini memberikan ganjalan yang pas, baik untuk gerakan ke depan maupun ke samping.

“Kalau bantal lehernya ditaru di depan, dagu kita ada yang nopang nih. Jadi kalau kita ngantuk ketiduran, ke depan ada yang ganjal. Ke kiri dan kanan ada yang ganjal. Jadi leher kita gak akan sakit,” jelasnya.

Alasannya masuk akal. Bagian belakang leher kita sebenarnya sudah ditopang oleh sandaran kursi kendaraan. Jadi, menambahkan bantal di sana justru berlebihan. Yang lebih dibutuhkan adalah penopang di area yang tidak terjangkau kursi, yaitu bagian depan.

“Kalau (leher) belakang sudah diganjal kursi penumpang. Jadi kepala kita gak akan (terangkat),” tambah Budi.

Intinya, trik sederhana ini bisa membuat perbedaan besar. Perjalanan mudik yang melelahkan tentu lebih nyaman jika tubuh tetap prima, tanpa dihantui pegal atau kaku di leher. Jadi, saatnya kita perbaiki cara pakai bantal leher. Siapa sangka, letaknya yang tepat bisa jadi penolong selama berjam-jam di jalan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar