Sebelum beralih, Zulfikar setia dengan Honda Vario 125 selama delapan tahun. Lantas, bagaimana dengan ketahanan motor listrik di kondisi ekstrem, misalnya saat hujan deras atau banjir? Menurutnya, selama digunakan dengan wajar, tak ada masalah.
“Kalau banjir Alhamdulillah aman, sampai dan pulang nggak ada masalah. Motor listrik kan pakai BLDC di roda belakang, asal jangan lebih dari 30 menit di air dan tetap bergerak, masih aman,” tuturnya.
Motor yang ia gunakan masih standar pabrikan. Tidak ada modifikasi ekstrem seperti penambahan baterai. Hanya sedikit penyesuaian pada cara mengemudi untuk mendapatkan efisiensi terbaik. “Tinggal adaptasi aja buat atur gasnya,” katanya.
Ia menambahkan, “Kalau motor listrik itu tergantung tangan juga. Nggak kayak motor bensin yang harus digeber, ini bisa di-gliding saja.”
Dengan semua pengalaman itu, Zulfikar sudah tidak punya niatan kembali ke motor bensin. Malah, rencananya ke depan ia ingin menambah armada motor listrik lagi. Baginya, pilihan ini sudah tepat: irit, andal, dan cocok untuk tuntutan kerja yang tinggi di jalanan.
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor