Saipul Jamil mengaku tidak bisa membedakan mana polisi atau begal. Sebab anggota polisi yang menangkap itu berpakaian preman.
"Memang mereka bilang kalau polisi, tapi dalam situasi seperti itu bagaimana bisa percaya," tuturnya.
Saipul Jamil mengaku ketakutan dan merengek-rengek karena ketakutan terhadap aksi nekad begal. Apalagi saat terjadi penangkapan, banyak orang berkerumun.
"Bahkan ada yang memukul saya. Karena itu ia minta tolong ke warga di sekitar situ. Saya Saipul Jamil, minta tolong," tuturnya.
Saipul Jamil ketakutan dengan aksi orang yang tiba-tiba mepet dengan sepeda motor dan meminta berhenti serta memaksa membuka mobil.
"Dari pertama mereka memepet pakai sepeda motor, saya mengira gelagatnya bukan polisi. Kepikiran kalau saya jadi korban begal," tuturnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: cirebonraya.com
Artikel Terkait
Klok dan Luka Lama: Saat Figo Indonesia Hadapi Mantan di El Clasico
Julio Cesar Siap Hadapi Badai Emosi Derbi Persib vs Persija di GBLA
Debut Rosenior di Chelsea Dibuka dengan Pesta Gol di Piala FA
Jonatan Christie Akui Keunggulan Kunlavut Usai Tumbang di Semifinal Malaysia Open