Analisis Kekalahan di Final Hylo Open 2025
Imam Tohari mengungkapkan bahwa partai final memiliki tekanan dan atmosfer yang berbeda. Meski catatan head to head dengan Blichfeldt seimbang, faktor fokus dan mental bermain menjadi kunci dalam pertandingan final.
Target Realistis: Menembus 5 Besar Dunia
Posisi runner-up ini dinilai bukan sebagai sebuah kegagalan, melainkan indikator perkembangan yang positif. PBSI akan fokus pada pembenahan beberapa aspek, seperti variasi pukulan, kecepatan, power, dan terutama stabilitas fokus di lapangan.
Dengan konsistensi yang terus dijaga, target untuk menembus peringkat 5 besar dunia dinilai sangat realistis untuk dicapai oleh Putri Kusuma Wardani. Kekalahan di final Hylo Open 2025 ini diyakini menjadi babak awal yang baik untuk perjalanan panjangnya membangun masa depan tunggal putri Indonesia.
Artikel Terkait
Ginting dan Richie Hancurkan Myanmar di Gimnasium Qingdao
Janice Tjen Tersingkir di Abu Dhabi, Samsonova Tunjukkan Kelas Dunia
Singa Mesopotamia Hantam Thailand, Irak Melenggang ke Semifinal
Bagas Shujiwo Tahan Amuk Htut, Indonesia Awali Kejuaraan Asia dengan Kemenangan