Nova Arianto Ungkap Kunci Persiapan Timnas U-17 Indonesia Menuju Piala Dunia 2025

- Minggu, 02 November 2025 | 09:10 WIB
Nova Arianto Ungkap Kunci Persiapan Timnas U-17 Indonesia Menuju Piala Dunia 2025

Pelatih Timnas U-17 Indonesia Nova Arianto Minta Pemain Introspeksi Diri Jelang Piala Dunia U-17 2025

Pelatih Timnas U-17 Indonesia Nova Arianto meminta para pemainnya untuk melakukan introspeksi diri menjelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Menurut Nova, proses introspeksi ini penting untuk meningkatkan fokus pemain dalam menghadapi pertandingan internasional.

Persiapan Menjelang Piala Dunia U-17 2025

Nova Arianto menekankan bahwa waktu persiapan semakin singkat. "Kita hanya satu minggu menuju Piala Dunia," ujar mantan pemain PSIS Semarang tersebut. Ia meminta seluruh pemain Timnas U-17 Indonesia untuk lebih fokus dalam persiapan menuju turnamen global tersebut.

Target Poin di Pertandingan Pertama

Dengan peningkatan fokus dan introspeksi diri, Nova berharap timnya dapat mencapai target. "Dengan demikian, apa yang menjadi tujuan kita mendapat poin di pertandingan pertama semoga berhasil," kata Nova Arianto.

Uji Coba Melawan Tim Tangguh

Timnas U-17 Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan di Uni Emirat Arab dengan menggelar beberapa laga uji coba. Nova mengungkapkan kepuasannya karena timnya mendapat lawan-lawan tangguh selama masa persiapan.

Dalam laga uji coba pertama, Garuda Muda takluk dari Paraguay dengan skor 1-2. Kemudian pada laga kedua, Timnas U-17 Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Pantai Gading. Kedua negara tersebut telah berpengalaman dalam ajang Piala Dunia U-17.

Kualitas Lawan yang Diincar

Nova Arianto menjelaskan alasan memilih lawan-lawan berkualitas. "Tidak hanya berkualitas secara bermain, tetapi secara postur dan kecepatan ini yang memang kami cari," ungkapnya. Persiapan ini diharapkan dapat membekali Timnas U-17 Indonesia dengan pengalaman berharga sebelum tampil di Piala Dunia U-17 2025.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar