Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sembilan wakil Afrika akan tampil di babak gugur Piala Dunia. Capaian itu dipastikan setelah Aljazair merebut tiket terakhir lewat jalur peringkat ketiga terbaik, Minggu (28/6) waktu Indonesia, usai bermain imbang 3-3 melawan Austria. Hasil tersebut mengantarkan Aljazair menemani Argentina dan Austria dari Grup J ke fase 32 besar.
Keberhasilan ini memecahkan rekor sebelumnya ketika Afrika hanya mampu meloloskan dua tim pada edisi 2014 dan 2022. Selain Aljazair, Republik Demokratik Kongo juga lolos sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik. Sementara itu, Cape Verde tim debutan mengejutkan banyak pihak dengan menjadi runner-up Grup H di bawah Spanyol.
Maroko yang diharapkan bisa melangkah jauh juga memastikan tempat sebagai runner-up Grup C bersama Brasil dengan raihan tujuh poin. Wakil Afrika lainnya yang lolos adalah Afrika Selatan, Pantai Gading, Mesir, Senegal, dan Ghana. Satu-satunya yang gagal adalah Tunisia yang terpuruk di dasar klasemen Grup H.
Format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim membuat fase gugur dimulai dari babak 32 besar. Sebanyak 12 juara grup, 12 runner-up, dan delapan peringkat ketiga terbaik berhak melanjutkan langkah. Argentina, Inggris, dan Kolombia menjadi tiga tim terakhir yang memastikan status juara grup. Pada babak 32 besar, Aljazair dijadwalkan menghadapi Swiss, sedangkan Austria akan bertemu Spanyol.
Artikel Terkait
Reporter AS Minta Maaf Usai Hina Bosnia Jelang Laga Piala Dunia
Belanda Hadapi Maroko dengan Pertahanan Rawan, Koeman Waspada
Vinicius Junior Jadi Andalan Brasil Hadapi Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Banyuwangi BMX Supercross 2026: Ajang Balap Dunia yang Menggerakkan Ekonomi Warga