Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk saling menghentikan serangan setelah ketegangan meningkat pada akhir pekan. Kedua negara juga berencana menggelar pembicaraan terbaru di Doha, Qatar, guna membahas perselisihan mengenai Selat Hormuz.
Seorang pejabat senior AS yang enggan disebut namanya mengatakan Washington telah memutuskan untuk menghentikan serangan terhadap Teheran. "Kami memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas kinetik," kata pejabat itu kepada Axios, menggunakan istilah militer yang merujuk pada serangan atau tindakan ofensif lainnya.
Menurut laporan Axios pada Minggu (28/6), aksi saling serang antara AS dan Iran bermula dari perbedaan penafsiran soal nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang, terutama mengenai ketentuan terkait Selat Hormuz jalur perairan vital untuk pengiriman minyak dan gas dari kawasan tersebut.
Kedua negara dijadwalkan bertemu di Doha pada Selasa (30/6) untuk membahas sengketa tersebut. Berdasarkan MoU yang diteken Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni lalu, Iran berjanji berupaya semaksimal mungkin menjamin keamanan pelayaran kapal-kapal komersial yang melintasi selat itu. Sementara itu, AS sepakat mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Dorong Ekonomi Lokal dan Serap Hasil Petani
Remaja 16 Tahun di Palembang Dianiaya Tetangga, Rambut Dijambak hingga Bibir Ditampar Sandal
Anggota DPRD TTU Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha
Keluarga Sebut Dua Anggota DPRD Intimidasi Dokter Icha dalam Kondisi Mabuk