Vinicius Junior Jadi Andalan Brasil Hadapi Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

- Senin, 29 Juni 2026 | 09:30 WIB
Vinicius Junior Jadi Andalan Brasil Hadapi Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Brasil dan Jepang akan bertemu dalam salah satu laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang paling dinanti, dini hari nanti di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat. Sorotan kembali tertuju pada Vinicius Junior, yang tampil gemilang di fase grup.

Vinicius Junior dan Matheus Cunha menjadi motor kebangkitan Brasil setelah tampil loyo saat melawan Maroko di laga perdana Grup C. Selecao kemudian menghajar Haiti dan Skotlandia dengan skor 3-0, memastikan lolos sebagai juara grup unggulan atas semifinalis 2022, Maroko, berkat selisih gol yang lebih baik.

Vinicius sudah mencetak empat gol di turnamen ini. Ia diharapkan bisa mengulang sukses pendahulunya: menjadi satu dari hanya lima pemain Brasil yang mencetak gol di setiap pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia. Sebelumnya, Jairzinho (1970), Romario (1994), serta Ronaldo dan Rivaldo (2002) melakukannya, dan Brasil memenangkan gelar di akhir turnamen.

Sejak 1982, Brasil yang memiliki lima gelar juara dunia tak pernah gagal lolos ke babak knockout. Kini mereka berada di jalur yang sama untuk bertemu juara bertahan Argentina di semifinal. Namun, sebelum memikirkan Argentina atau lawan berikutnya, Brasil harus menaklukkan Samurai Biru terlebih dahulu. Dan itu tidak akan mudah.

Ancelotti Minta Tim Tampil Terbaik

Pelatih Carlo Ancelotti, yang kembali memainkan Neymar setelah tiga tahun absen karena cedera, meminta timnya menunjukkan performa terbaik. Ia menegaskan bahwa mereka masih bisa lebih baik dibandingkan tiga laga sebelumnya. “Kami tidak sempurna. Kami bisa meningkatkan diri. Misalnya, kecepatan kami dalam menguasai bola. Kami bisa lebih cepat,” kata Ancelotti.

Menurut Ancelotti, pertandingan babak 32 besar ini akan berbeda. “Sekarang ini adalah kompetisi sistem gugur. Kita perlu menunjukkan ketangguhan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Tim asuhan Ancelotti sedang dalam performa terbaik di waktu yang tepat. Mereka meraih lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir setelah hanya menang dalam lima dari 12 pertandingan sebelumnya. Brasil juga mencatatkan dua kali clean sheet berturut-turut setelah kebobolan setidaknya satu gol di setiap enam pertandingan sebelumnya sebelum mengalahkan Haiti.

Namun, raksasa Amerika Selatan itu berada dalam kekacauan pertahanan saat terakhir kali berhadapan dengan Jepang. Tanpa Gabriel Magalhaes atau Marquinhos, Jepang secara mengesankan mengalahkan Selecao dengan skor 3-2 pada Oktober lalu. Kemenangan dalam pertandingan persahabatan itu menjadi keunggulan pertama Jepang atas Brasil dalam 14 pertemuan.

Setelah itu, anak asuh Hajime Moriyasu juga mengalahkan Inggris dan bermain imbang 2-2 dengan Belanda di laga awal Piala Dunia 2026. Sepak terjang Jepang dalam beberapa pertandingan terakhir menggarisbawahi kredibilitas mereka sebagai kuda hitam potensial di turnamen ini.

Jepang Kehilangan Beberapa Pilar

Jepang yang imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir Grup F tak mau tertipu dengan capaian mereka sebelumnya. Pelatih Hajime Moriyasu menegaskan bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda dan Brasil punya motivasi membalas kekalahan. “Mungkin mereka akan lebih termotivasi,” kata Moriyasu. “Kami akan bermain melawan tim Brasil yang sangat ingin menang. Saya menantikannya,” tandasnya.

Jepang akan jauh berbeda dari tim yang mengejutkan Brasil Oktober lalu. Moriyasu kehilangan kapten Wataru Endo, pemain sayap Kaoru Mitoma dan Takefusa Kubo, serta penyerang Takumi Minamino yang mencetak gol dalam kemenangan delapan bulan lalu. Khusus Kubo, ia masih belum berlatih penuh karena cedera lutut, sehingga penampilannya di babak 32 besar dianggap sangat tidak mungkin.

Namun, pilar lain seperti Daizen Maeda, Ayase Ueda, Daichi Kamada, hingga bek tengah Ko Itakura dalam kondisi siap tempur. Itakura sebelumnya digantikan di menit 39 melawan Swedia, tapi sudah berlatih kembali jelang laga ini.

Brasil sementara itu mengalahkan Skotlandia tanpa kehadiran pemain sayap Barcelona, Raphinha, yang mengalami cedera hamstring dan belum kembali berlatih bersama tim. Dengan demikian, Ancelotti diperkirakan akan tetap mempercayai susunan pemain yang sama, yang berarti pemain muda berbakat Bournemouth, Rayan akan tetap bermain bersama Vinicius Junior dan Cunha.

Prakiraan pemain:

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Santos; Guimaraes, Casemiro; Rayan, Paqueta, Vinicius Jr; Cunha

Jepang (3-4-2-1): Suzuki; Ito, Tomiyasu, Itakura; Doan, Sano, Tanaka, Nakamura; Kamada, Maeda; Ueda

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags