AC Milan dikabarkan mendapatkan tawaran untuk mendatangkan gelandang serang Manchester United, Mason Mount, di bursa transfer musim panas ini. Media Italia melaporkan bahwa pemain berusia 27 tahun itu ditawarkan ke Rossoneri dengan banderol sekitar 25 juta euro atau setara Rp508,2 miliar.
Kabar ini langsung menyita perhatian publik San Siro, terlebih Milan tengah gencar membangun ulang skuad menyusul perubahan besar di struktur manajemen dan kepelatihan jelang musim 2026–2027.
Amorim Pegang Kendali, Milan Bergerak Agresif
AC Milan kini berada di bawah komando Ruben Amorim, mantan pelatih Manchester United, yang resmi ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri sehari setelah musim Serie A 2025–2026 berakhir. Pergantian ini terjadi di tengah kegagalan Milan lolos ke Liga Champions.
Tak hanya di kursi pelatih, Milan juga melakukan perombakan total di jajaran eksekutif. Klub melepas direktur olahraga Igli Tare, direktur teknik Geoffrey Moncada, serta CEO Giorgio Furlani secara bersamaan. Manajemen baru kini berpusat pada Amorim, direktur perdagangan pemain Hendrik Almstadt, serta direktur intelijen sepak bola Bobby Gardiner, membentuk struktur senior anyar di San Siro.
Langkah cepat langsung terlihat. Milan mengamankan transfer pemecah rekor klub untuk striker Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain, menandai awal jendela transfer yang eksplosif. Tak berhenti di situ, laporan hari Minggu menyebut Rossoneri juga mencapai kesepakatan prinsip soal kontrak personal dengan bek Portugal Antonio Silva, yang sama-sama berada di bawah naungan agen super Jorge Mendes.
Di tengah derasnya nama-nama Portugal, Mason Mount muncul sebagai opsi berbeda. Menurut Milanpress.it, gelandang serang berusia 27 tahun tersebut ditawarkan ke Milan dan sudah mendapat lampu hijau dari Amorim. Kedua klub disebut telah bertukar informasi awal.
Mount bukan sosok asing bagi Amorim. Keduanya pernah bekerja sama di Manchester United, sehingga pelatih asal Portugal itu mengenal betul karakter dan kapasitas sang pemain. Laporan yang sama menyebut Mount merasa tidak menjadi bagian utama proyek di Old Trafford di bawah arahan Michael Carrick, membuka peluang hengkang pada bursa transfer musim panas ini.
Jika transfer terealisasi, Mount berpotensi menjadi bagian penting dalam revolusi Milan, melengkapi deretan pemain baru bernilai tinggi yang disiapkan Amorim untuk mengembalikan Rossoneri ke papan elite Eropa.
Artikel Terkait
Presiden Korea Selatan Perintahkan Investigasi Usai Timnas Gagal di Piala Dunia 2026
Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Brasil vs Jepang Jadi Laga Pembuka
Reporter AS Minta Maaf Usai Hina Bosnia Jelang Laga Piala Dunia
Belanda Hadapi Maroko dengan Pertahanan Rawan, Koeman Waspada