NEWCASTLE Kabar mengejutkan datang dari sisi timur Inggris. David De Gea, sang mantan kiper Manchester United, dikabarkan punya peluang untuk kembali menghuni gawang Premier League. Kali ini, Newcastle United yang disebut-sebut sedang mengincarnya, menariknya dari Fiorentina.
Bagi yang lama mengikuti sepak bola Inggris, nama De Gea tentu bukan asing. Selama lebih dari sepuluh tahun, pria asal Spanyol itu adalah salah satu penjaga gawang terbaik di sana. Refleksnya luar biasa, penyelamatannya konsisten, dan dia punya segudang momen penyelamatan yang sulit dilupakan.
Karier De Gea di Inggris tentu saja identik dengan Setan Merah. Dia direkrut pada 2011, dan meski sempat kesulitan beradaptasi dengan fisikitas Premier League, dia akhirnya berkembang menjadi benteng terpercaya di bawah mistar. Prestasinya bersama United cukup gemilang: juara Premier League 2013, FA Cup, Liga Europa, dan tak lupa dua gelar EFL Cup.
Namun begitu, akhir ceritanya di Old Trafford kurang manis. De Gea mulai sering mendapat sorotan, terutama soal kemampuan distribusi bolanya yang dianggap kurang cocok dengan gaya bermain modern. Posisinya pun akhirnya diambil alih oleh Andre Onana, yang membawanya memutuskan untuk mencoba peruntungan baru di Serie A bersama Fiorentina.
Di Italia, De Gea tetap menunjukkan kualitasnya. Musim pertamanya cukup sukses, membantu La Viola finis di posisi keenam dan mengamankan tiket Eropa. Sayangnya, musim berikutnya timnya mengalami penurunan performa dan harus terlibat dalam persaingan ketat di papan bawah klasemen.
Lalu, bagaimana dengan minat Newcastle?
Rupanya, The Magpies menilai De Gea sebagai opsi yang menarik. Nick Pope memang masih kiper utama yang andal, tapi riwayat cedera belakangan ini mulai jadi perhatian. Ada juga Aaron Ramsdale yang statusnya masih pinjaman, sehingga situasinya belum pasti. Dari segi biaya, mendatangkan De Gea yang sudah berusia 35 tahun dinilai lebih masuk akal secara finansial ketimbang membeli kiper muda dengan harga selangit.
Jelas, ini bukan solusi untuk jangka panjang. Newcastle memandangnya lebih sebagai pilihan sementara yang berpengalaman, sambil mereka terus mengincar sosok utama untuk masa depan. Tapi tentu saja, negosiasi tidak akan mudah. De Gea masih terikat kontrak panjang dengan Fiorentina hingga 2028, jadi harga transfernya pasti akan jadi bahan tawar-menawar yang alot.
Jika transfer ini benar-benar terjadi, akan menarik melihat bagaimana De Gea menjalani babak kedua kariernya di Inggris. Apakah dia masih sanggup menjadi pahlawan di balik mistar? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Persijap Jepara Kalahkan Semen Padang, Papan Bawah BRI Liga 1 Makin Sengit
Moh Zaki Ubaidillah Siap Sambut Debut Tak Terduga di Piala Thomas 2026
Arsenal Dikabarkan Incar Lucas Bergvall, Bintang Muda Tottenham di Tengah Ancaman Degradasi
Persebaya di Bawah Tekanan, Nasib Bernardo Tavares Dipertaruhkan