BNN Bekuk Dua Warga Rusia di Bali, Koper Berisi Narkotika Dibongkar di Bangli

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:00 WIB
BNN Bekuk Dua Warga Rusia di Bali, Koper Berisi Narkotika Dibongkar di Bangli

Dua warga negara Rusia dibekuk oleh Badan Narkotika Nasional di Kabupaten Bangli, Bali, setelah pergerakan mereka terpantau sejak tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kedua tersangka yang diamankan adalah seorang perempuan bernama Kochetkova Kira, 51 tahun, dan seorang pria bernama Sergei Khlebushchev, 39 tahun. Penangkapan berlangsung pada Jumat, 5 Juni lalu.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa koper yang dibawa oleh Kira diduga berisi narkotika yang akan didistribusikan ke Bali. Pergerakan Kira mulai dipantau oleh tim gabungan Direktorat Interdiksi BNN dan Direktorat Jenderal Bea Cukai sejak ia masih berada di Bandara Soekarno-Hatta hingga menuju Pulau Dewata.

Kira diketahui melakukan perjalanan darat dengan mobil sewaan. Ia menyeberang dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang pada pukul 01.30 WIB dan tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sekitar pukul 03.00 Wita. Setibanya di Bali, Kira segera bertemu dengan Sergei.

“Saat melintas di Jalan Dusun Kayang, Kecamatan Bangli, tersangka Sergei menurunkan Kochetkova Kira beserta tas koper berisi narkotika, kemudian berupaya melarikan diri dengan kendaraannya,” kata Suyudi dalam keterangannya pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Momen tersebut memicu aksi kejar-kejaran antara petugas dan kedua tersangka. Pengejaran berlangsung dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Jalan Nusantara, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli. Dalam upaya menghentikan laju kendaraan pelaku, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan. Pengejaran baru berakhir setelah mobil yang ditumpangi kedua warga negara asing itu mengalami kecelakaan hingga terguling.

Sergei akhirnya ditangkap di Jalan Dusun Cingang, Bangli. Kedua tersangka, Kira dan Sergei, kemudian dibawa ke Polres Bangli untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Suyudi menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengembangan penyelidikan secara komprehensif untuk memburu tersangka lain yang diduga merupakan warga negara Rusia dan masih bersembunyi di wilayah Bali.

“Orientasi akhir kami adalah untuk melumpuhkan kekuatan finansial sindikat peredaran gelap ini,” ujarnya menegaskan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar