Di belakang mereka, Mariano Peralta dari Borneo FC masih berusaha mengejar. Ia mengoleksi 12 gol, dengan empat di antaranya dari penalti. Angka itu membuatnya tetap punya peluang, meski harus bekerja lebih keras.
Sementara itu, posisi kelima diisi oleh dua pemain dengan torehan 11 gol. Alex Martins, bomber Dewa United, adalah salah satunya. Ia tampil cukup konsisten dengan mencetak tiga gol penalti dari total 11 golnya.
Nah, perlu diingat, Martins ini sebenarnya adalah top skor musim lalu. Ia mencetak 26 gol dari 25 laga – sebuah catatan yang sangat impresif.
Pendampingnya di peringkat itu adalah Joel Vinicius Silva dos Anjos, juga dari Arema FC. Selain 11 gol, ia juga telah membukukan satu assist.
Makin sedikit jatah pertandingan, makin sengit pula persaingannya. Di fase krusial seperti ini, konsistensi dan momentum adalah segalanya. Siapa yang bisa menjaga ketajaman hingga peluit akhir musim nanti?
Pertanyaannya kini hanya satu: siapa yang akhirnya akan mengangkat trofi Sepatu Emas?
Papan Peringkat Sementara Pencetak Gol:
David Da Silva (Malut United): 15 Gol
Emaxwell Souza (Persija Jakarta): 14 Gol
Dalberto (Arema FC): 14 Gol
Mariano Peralta (Borneo FC): 12 Gol
Alex Martins (Dewa United): 11 Gol
Vinicius Silva (Arema FC): 11 Gol
Artikel Terkait
Thom Haye: Persib Siap Bertempur Mati-matian untuk Pertahankan Puncak Klasemen di Padang
Mohamed Salah Diprediksi Tinggalkan Liverpool, Liga Pro Saudi Jadi Tujuan Utama
Rakitić: Kesuksesan Real Madrid di Liga Champions Bukanlah Kebetulan
PSM Makassar Amankan Kontrak Dua Pilar Utama di Tengah Badai Masalah