Sopir Bus Restu Raib Usai Kecelakaan Maut di Tol Jombang
JOMBANG – Hampir sehari setelah kecelakaan hebat, nasib sopir Bus Restu masih gelap. Ia hilang begitu saja, lenyap dari lokasi kejadian di KM 687 Tol Jombang, tepatnya di kawasan Tembelang. Bus yang biasa melayani rute Ponorogo-Surabaya itu kini tinggal bangkai, sementara pengemudinya entah ke mana.
Malam Kamis lalu benar-benar mencekam. Kecelakaan itu tak hanya menyisakan kerusakan, tapi juga satu nyawa melayang dan puluhan penumpang terluka. Yang jadi pertanyaan besar sekarang: di mana sopirnya? Saat tim gabungan tiba di TKP, ia sudah tidak ada di tempat.
“Untuk sopirnya sampai saat ini masih kita cari, tidak ditemukan di TKP dan masih kita kembangkan,”
Kata Iptu Samsul Arifin dari Satlantas Polres Jombang, Jumat siang. Nada suaranya terdapat tekanan. Pencarian masih digencarkan, karena keterangan sang sopir kunci utama mengurai duduk perkara sebenarnya.
Di lokasi, petugas hanya mendapati kondektur bus dalam keadaan luka. Ia kini masih terbaring di rumah sakit, bersama puluhan penumpang lain yang menjadi korban. Kondisi mereka beragam, ada yang ringan, ada yang cukup serius.
Korban-korban luka itu sendiri tersebar di beberapa rumah sakit: RS Al Azis, RS Islam Jombang, dan tak ketinggalan RSUD Jombang. Jumlah pastinya masih bisa berubah. “Untuk perkembangan korban yang sempat kami catat sampai saat ini 34 yang luka. Mungkin nanti ada perubahan, masih terus kita selidiki,”
tambah Samsul Arifin. Proses pendataan memang masih berlangsung, sehingga angka korban bisa saja bertambah.
Sementara itu, bus yang hancur itu sudah dipindahkan ke kantor Polisi Jalan Raya. Di sana, pemeriksaan mendetail akan dilakukan. Tim dari Polres Jombang, Polda Jatim, dan Dishub setempat akan menguliti setiap bagian kendaraan untuk mencari petunjuk. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah faktor kelelahan, kesalahan teknis, atau hal lain? Semua masih tanda tanya.
Hilangnya sopir ini tentu saja memperumit penyelidikan. Polisi belum bisa menyimpulkan banyak hal sebelum menemukan orang yang mengendalikan bus itu malam itu. Masyarakat pun diimbau untuk membantu jika ada informasi. Langkah selanjutnya? Tunggu saja perkembangan dari pihak berwajib.
Artikel Terkait
Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, Libatkan Bank Sampah Binaan
Tiang Penerangan Jalan di Lokasi Amblas Lenteng Agung Dicabut untuk Cegah Bahaya
Menteri Ketenagakerjaan Tutup PMN Batch 2, Target Peserta 150 Ribu Orang pada 2026
Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW Dikirim ke Masjid Terdekat Rumah Amien Rais