Mimpi Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026 mendadak berada di persimpangan jalan setelah ia mengalami cedera saat latihan bersama Timnas Brasil, memicu kekhawatiran besar di kubu Selecao. Pelatih Carlo Ancelotti kini waswas menunggu perkembangan kondisi sang bintang, karena jika gagal pulih tepat waktu, pemain berusia 33 tahun itu berisiko absen pada turnamen terbesar dalam kariernya.
Kabar kurang menggembirakan itu datang dari pemusatan latihan Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026. Neymar dilaporkan mengalami cedera betis hanya beberapa hari setelah bergabung dengan skuad, dan kondisi ini langsung menjadi sorotan publik sepak bola Brasil. Pasalnya, ajang yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu diperkirakan menjadi kesempatan terakhir Neymar untuk mengejar trofi paling bergengsi di level internasional bersama negaranya.
Di usia yang sudah memasuki fase akhir karier sebagai pesepak bola elite, kondisi fisik Neymar kembali menjadi perhatian. Dalam beberapa musim terakhir, pemain yang pernah membela Barcelona dan Paris Saint-Germain itu memang kerap bergelut dengan masalah cedera yang mengganggu konsistensi performanya.
Sebelum cedera terjadi, keputusan Ancelotti memasukkan Neymar ke skuad utama Brasil sempat memunculkan perdebatan di kalangan pengamat. Sebagian menilai kondisi kebugaran Neymar belum sepenuhnya ideal untuk tampil di turnamen sebesar Piala Dunia. Namun pelatih asal Italia itu tetap memberikan kepercayaan kepada sang pemain, bahkan memilih mempertahankannya dibanding beberapa opsi lain seperti Joao Pedro dan Richarlison. Keputusan tersebut didasarkan pada pengalaman, kepemimpinan, serta kualitas individu yang masih dimiliki Neymar. Namun kini keyakinan Ancelotti justru menghadapi ujian yang tidak terduga.
Menurut laporan media Brasil, Neymar mengalami cedera betis saat menjalani sesi latihan bersama tim nasional. Tim medis Brasil memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga pekan. Akibatnya, Neymar dipastikan tidak akan tampil dalam laga uji coba menghadapi Panama dan Mesir. Situasi tersebut semakin mengkhawatirkan karena peluangnya tampil pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Maroko juga mulai diragukan. Jika proses pemulihan berjalan lebih lambat dari perkiraan, tempatnya di skuad utama Brasil bisa terancam.
Kondisi ini membuat Ancelotti harus bersiap mengambil keputusan penting. Laporan dari ESPN Brasil menyebut pelatih berusia 66 tahun itu memberikan tenggat waktu hingga 12 Juni untuk melihat perkembangan kondisi sang pemain. Apabila Neymar belum menunjukkan tanda-tanda pulih sepenuhnya hingga batas waktu tersebut, Brasil disebut siap mencoret namanya dari daftar pemain Piala Dunia 2026. Aturan FIFA memungkinkan setiap peserta mengganti pemain yang mengalami cedera hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama berlangsung, sehingga Brasil masih memiliki ruang untuk mengambil keputusan di saat-saat terakhir.
Mencoret Neymar tentu bukan perkara sederhana bagi Ancelotti. Meski tidak lagi berada di puncak performa seperti beberapa tahun lalu, Neymar masih dianggap sebagai sosok sentral di ruang ganti Timnas Brasil. Pengalaman tampil di berbagai turnamen besar membuatnya memiliki pengaruh penting terhadap pemain-pemain muda. Di sisi lain, membawa pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik juga berisiko tinggi. Piala Dunia adalah kompetisi yang menuntut kesiapan fisik maksimal sejak pertandingan pertama, dan Ancelotti tentu tidak ingin kehilangan satu slot penting akibat kondisi pemain yang belum benar-benar siap bertanding.
Bagi Neymar, cedera kali ini menjadi tantangan besar lainnya dalam perjalanan karier internasionalnya. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai masalah fisik kerap mengganggu langkahnya di level klub maupun tim nasional. Padahal banyak pendukung Brasil berharap sang megabintang mampu menutup perjalanan bersama Selecao dengan penampilan terbaik di Piala Dunia 2026. Kini fokus utama Neymar adalah mempercepat pemulihan agar bisa kembali berlatih bersama tim sebelum tenggat waktu yang ditetapkan. Seluruh mata publik Brasil pun tertuju pada perkembangan kondisinya dalam beberapa hari ke depan. Jika berhasil pulih sesuai target, Neymar masih berpeluang menjadi pusat permainan Brasil di Piala Dunia 2026. Namun jika sebaliknya, impian tampil di turnamen terbesar dunia bisa berakhir bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan.
Artikel Terkait
PBTI Resmi Lantik Pengprov Taekwondo Maluku Utara Masa Bakti 2026–2030, Gubernur Terima Sabuk Hitam Kehormatan
Ragnar Oratmangoen Siap Hengkang dari FC Dender Usai Degradasi, Bali United dan Garudayaksa FC Jadi Tujuan
Alasan John Herdman Bawa Dua Calon Pemain Naturalisasi ke TC Timnas Jelang Piala AFF 2026
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Mesin Gol Hadapi Tembok Pertahanan