Insiden di Texas ini jelas sebuah kemunduran. Bagaimana tidak? Dua seri sebelumnya, Veda menunjukkan tren naik yang impresif: finis kelima di Thailand dan yang lebih spektakuler, naik podium ketiga di Brasil. Sebuah sejarah yang dibangun dengan susah payah.
Di sisi lain, nasib buruk juga menimpa rekan setimnya, Zen Mitani. Pembalap asal Jepang itu sempat mengintip peluang meraih poin perdana musim ini. Tapi lagi-lagi, kesalahan di tikungan merenggut kesempatannya. Dia pun gagal finis.
Meski penuh kekecewaan, Aoyama mencoba melihat sisi lain. Baginya, hari yang suram ini adalah bagian dari proses belajar yang tak terhindarkan bagi para rookie.
“Kedua pembalap bisa belajar dari hasil hari ini. Ini adalah bagian dari perkembangan mereka,” tegasnya.
Setelah serangkaian balapan yang padat, tim kini mendapat jeda singkat untuk bernapas. Target selanjutnya adalah bangkit di seri keempat. Perlombaan akan kembali digelar di Circuito de Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026.
Aoyama berharap, jeda ini bisa dimanfaatkan untuk introspeksi dan persiapan yang lebih matang. Supaya di Spanyol nanti, timnya bisa tampil lebih kuat dan menghindari kesalahan-kesalahan yang merugikan.
Artikel Terkait
PSM Makassar Targetkan Lima Kemenangan Beruntun di April untuk Hindari Degradasi
Kemenangan Tanjung Verde di FIFA Series Perkecil Peluang Yuran Fernandes ke Piala Dunia
Legenda PSM: Kekalahan 0-1 Indonesia Tak Gambarkan Permainan yang Setara Lawan Bulgaria
Calvin Verdonk: Dony Tri Pamungkas Punya Kualitas untuk Bermain di Eropa