Mulai besok, Jumat bakal terasa berbeda bagi sebagian besar pegawai negeri. Pemerintah resmi memberlakukan aturan kerja dari rumah, atau yang akrab disebut WFH, setiap hari Jumat dalam seminggu. Tapi, kebijakan ini nggak berlaku untuk semua orang.
Ada sejumlah sektor yang justru harus tetap standby di kantor atau turun ke lapangan. Hal ini ditegaskan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sebuah konferensi pers virtual, Selasa lalu.
Menurut Airlangga, pengecualian ini diberikan pada bidang-bidang yang dianggap krusial. Layanan publik seperti kesehatan dan keamanan, misalnya, tak bisa ikut-ikutan WFH.
"Yaitu sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan. Serta sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan minuman, perdagangan transportasi, logistik, dan keuangan,"
ujarnya, merinci daftar panjang sektor yang dikecualikan.
Lalu bagaimana dengan dunia pendidikan? Untuk siswa SD sampai SMA, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal lima hari seminggu secara tatap muka. Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler juga nggak dibatasi.
Sementara itu, untuk mahasiswa semester empat ke atas, aturannya mengikuti edaran terpisah dari kementerian pendidikan.
Nah, poin pentingnya, aturan WFH Jumat ini khusus untuk ASN. Di balik kebijakan ini, pemerintah punya maksud lain: mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik. Jadi, mulai 1 April nanti, silakan siapkan jaringan internet Anda di rumah kecuali Anda bekerja di sektor-sektor tadi.
Artikel Terkait
Ed Sheeran Kembali Jadi Artis Paling Banyak Diputar di Inggris Sepanjang 2025
Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Staf Perempuan, Ngaku Bahas Urusan Kantor
Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza
Polisi Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di 10 Lokasi saat Pemilik Nonton Dangdut