JAKARTA – Harapan itu sirna dalam sekejap. Veda Ega Pratama, yang tampil begitu meyakinkan di awal balapan Moto3 Amerika, justru harus mengakhiri lomba dengan cara yang pahit. Pembalap Indonesia itu terlibat kecelakaan saat sedang bertarung di barisan depan, gagal meraih poin sama sekali. Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dengan nada kecewa menyebut insiden ini berawal dari sebuah kesalahan kecil yang mahal harganya.
Balapan di Circuit of the Americas, Minggu (29/3) waktu setempat, sebenarnya menjanjikan awal yang bagus untuk Veda. Start dari grid keempat, dia langsung nyemplung ke dalam persaingan sengit melawan para pembalap tercepat. Suasana tegang, adu kecepatan, dan strategi pun berlangsung sejak lampu hijau.
Namun begitu, semua potensi itu buyar di lap kelima. Veda kehilangan kendali atas motornya. Sebuah kesalahan, mungkin terlihat sepele dari luar, berujung pada kecelakaan yang memaksanya keluar dari lintasan. Balapannya berakhir lebih cepat dari yang direncanakan.
Hiroshi Aoyama tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Menurutnya, kedua pembalap timnya punya modal besar untuk meraih hasil yang jauh lebih baik hari itu.
“Ini adalah akhir balapan yang sangat mengecewakan, karena kedua pembalap memiliki potensi untuk meraih hasil yang bagus,” ujar Aoyama.
Secara khusus, ia memuji performa Veda. Kecepatan dan kepercayaan dirinya untuk bertahan di papan atas terlihat jelas. Meski sempat terlempar dari grup utama, Veda mampu membalikkan keadaan dan mengejar ketertinggalan. Sayangnya, momentum itu terputus sebelum berbuah hasil.
“Dia mampu bersaing dengan pembalap terdepan. Setelah sempat kehilangan posisi, dia pulih dengan baik dan mengejar kembali. Sayangnya, kesalahan kecil membuatnya terjatuh. Ini sangat disayangkan karena dia punya kecepatan untuk balapan yang sangat baik,” lanjutnya.
Artikel Terkait
PSM Makassar Targetkan Lima Kemenangan Beruntun di April untuk Hindari Degradasi
Kemenangan Tanjung Verde di FIFA Series Perkecil Peluang Yuran Fernandes ke Piala Dunia
Legenda PSM: Kekalahan 0-1 Indonesia Tak Gambarkan Permainan yang Setara Lawan Bulgaria
Calvin Verdonk: Dony Tri Pamungkas Punya Kualitas untuk Bermain di Eropa