Mario Suryo Aji akhirnya bisa bernapas lega. Di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, Minggu (22/3) lalu, pembalap Indonesia itu meraih poin pertamanya di Moto2 musim 2026. Ia finis di urutan ke-12. Padahal, balapan dimulai dengan cukup menjanjikan karena ia start dari posisi kesembilan. Tapi ya, di tengah persaingan yang begitu ketat, mempertahankan posisi saja sudah sulit, apalagi naik. Meski begitu, hasil ini jelas sebuah lompatan. Di seri pembuka di Thailand, ia bahkan gagal menyelesaikan balapan.
Dengan finis di Brasil, Mario kini mengantongi 1,5 poin. Angka itu mungkin tak besar, tapi maknanya luar biasa. Ini adalah sinyal positif, sebuah bukti bahwa ia bisa bertahan dan berjuang di kelas yang penuh tekanan ini. Untuk seorang pembalap muda, poin pertama selalu yang paling berkesan.
Balapan di Brasil sendiri berlangsung sengit. Daniel Holgado memimpin sejak lampu hijau, tapi ancaman datang dari mana-mana. Di lap-lap akhir, Daniel Munoz memberi tekanan yang luar biasa. Duel mereka bikin tegang.
Tak ketinggalan, Manuel Gonzalez juga terlibat pertarungan seru dengan Holgado hingga detik-detik penentuan. Suasana di tribun pun mencekam.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Torehkan Sejarah, Podium Perdana Indonesia di MotoGP
Marco Bezzecchi Raih Kemenangan Dominan di MotoGP Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium MotoGP