Luapan Emosi Sang Pembalap
"Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan."
Itu pengakuan jujur Veda usai turun dari motornya. Wajahnya masih basah oleh peluh, tapi senyumnya lebar. "Tapi inilah pencapaian terbesar saya hingga sekarang," ujarnya, suaranya terdengar bergetar penuh emosi.
Dia tak lupa mengucap terima kasih. "Untuk masyarakat Indonesia, sponsor, dan tentu saja keluarga saya yang menyaksikan dari rumah. Ini untuk kalian semua."
Namun begitu, di balik kegembiraan itu, ada sikap rendah hati yang menonjol. Veda memastikan bahwa dirinya tidak akan berpuas diri. Fokusnya sudah tertuju pada seri berikutnya, pada perbaikan performa, dan tentu saja, pada mimpi yang lebih tinggi lagi.
Artikel Terkait
Marco Bezzecchi Raih Kemenangan Dominan di MotoGP Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium MotoGP
Mario Suryo Aji Akhirnya Kantongi Poin Pertama di Moto2 2026