Proses pemulihan pasca bencana di sejumlah wilayah Sumatera dan Jawa Barat terus bergerak maju. Hal ini ditegaskan sendiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perkembangan di wilayah Sumatera terlihat cukup menggembirakan, terutama untuk infrastruktur dasar.
“Secara umum kegiatan belajar mengajar berjalan 100 persen, hanya sekitar 3 persen yang masih menggunakan kelas darurat,” ujar Bima.
Ia melanjutkan, “Kemudian listrik di Sumatera Barat terkoneksi 100 persen, di Sumut ada 1 persen dan juga di Aceh 1 persen yang masih belum tersambung.”
Pernyataan itu disampaikannya usai menjadi narasumber di program BTV Indonesia Outlook, Kamis lalu. Dari pantauannya, pelayanan publik di kantor-kantor pemerintahan wilayah terdampak di Sumatera pada dasarnya sudah berfungsi normal.
“Pelayanan publik juga sudah berjalan semua 100 persen,” tegas Bima.
“Hanya di Aceh Tamiang yang masih memerlukan proses, tetapi pembersihan sudah tuntas di pusat pemerintahan di Kota Aceh Tamiang.”
Di sisi lain, ada target lain yang sedang dikejar. Pemerintah berupaya memindahkan para pengungsi ke hunian sementara dalam kurun satu bulan ke depan. Tujuannya jelas: agar tidak ada lagi warga yang harus tinggal di tenda darurat.
Namun begitu, ceritanya jadi berbeda saat beralih ke Jawa Barat. Penanganan bencana di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih menghadapi tantangan berat. Medannya sulit, cuaca pun kerap tak bersahabat sehingga proses evakuasi jadi terhambat.
Bayangkan saja, timbunan material di lokasi bencana disebut bisa mencapai kedalaman 20 meter. Situasi itu jelas menyulitkan tim dalam proses pencarian. Meski begitu, upaya maksimal terus dilakukan. Seluruh sumber daya dikerahkan.
Warga terdampak sendiri sudah mulai mendapat santunan. Insentif itu diharapkan bisa mendukung relokasi sementara mereka, baik ke rumah kerabat maupun ke lokasi lain yang lebih aman. Perlahan, tapi pasti.
Artikel Terkait
Kemendagri Targetkan Penegasan Batas 5.000 Desa Hingga 2029, Baru 14,49 Persen Tuntas
Polisi Tetapkan Dua Pengasuh Baru sebagai Tersangka Kekerasan Balita di Daycare Banda Aceh
Junta Myanmar Pindahkan Aung San Suu Kyi ke Tahanan Rumah Setelah Lima Tahun Ditahan
Kemenpar Dorong Ngarai Sianok Bukittinggi Jadi Warisan Global UNESCO