Nasib serupa dialami Putri Kusuma Wardani. Sebagai unggulan pertama, ekspektasi terhadapnya tentu tinggi. Namun, di hadapan Supanida Katethong dari Thailand, Putri KW seperti kehilangan senjata.
Permainannya tak pernah benar-benar menemukan ritme. Hasilnya, dia dikalahkan dengan mudah: 11-21 dan 15-21. Duel itu berakhir cukup cepat.
Jadi, gelar juara pun tak kunjung datang. Padahal, turnamen BWF Super 300 ini sebenarnya cukup terbuka. Di sisi lain, China justru tampil dominan dengan memboyong dua gelar sekaligus. Sementara Jepang, Chinese Taipei, dan Thailand masing-masing sukses mengamankan satu titel.
Untuk Indonesia? Perjalanan harus berlanjut. Pencarian gelar berikutnya masih menunggu di turnamen selanjutnya.
Artikel Terkait
PSM Makassar Terancam Degradasi, Dua Laga Krusial Jadi Penentu Nasib
Alwi Farhan Gagal Juara Swiss Open, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
Pontianak Tuan Rumah AVC Champions League 2026
Bruno Gomes Bangkit, Persis Solo Hajar Bali United 3-0