Di sisi lain, kapten tim Yuran Fernandes mengakui bahwa poin ini didapat dengan susah payah. Mereka harus mengejar ketertinggalan di markas lawan, sebuah situasi yang tidak mudah bagi tim mana pun.
"Ini adalah laga yang sulit, Malut menang tiga gol dan kami harus berjuang hingga akhir (hasil imbang). Ini menunjukkan semangat kita, karakter kita, hingga akhirnya kita tidak menyerah," terang Yuran.
Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh pendukung yang hadir. Bahkan, gemuruh suporter Malut pun ia anggap sebagai penyemangat tambahan.
"Saya ingin ucapkan terima kasih kepada para suporter yang datang, bukan hanya PSM, tetapi juga para suporter Malut. Main di sini adalah kesenangan, setiap kali kita datang ke sini, kita merasa seperti di rumah," tutupnya.
Laga ini mungkin baru sebuah titik awal. Tapi setidaknya, spirit siri' na pacce itu sudah kembali terasa. Dan itu berarti segalanya.
Artikel Terkait
Ernando Ari Dikaitkan dengan Persija Jelang Kontrak Habis di Persebaya
Posisi Juni Calafat di Real Madrid Terancam Usai 12 Tahun Berkontribusi
PSM Makassar Tunda Libur, Fokus Evaluasi Performa Jelang Jeda Kompetisi
Hakim Danish Bawa Misi Balas Dendam ke Moto3 Brasil Usai Dikangkangi Rookie Indonesia