Jenazah Pertama Korban ATR 42-500 Tiba di Lampesu, Evakuasi Lanjut Bergantung Cuaca

- Selasa, 20 Januari 2026 | 15:35 WIB
Jenazah Pertama Korban ATR 42-500 Tiba di Lampesu, Evakuasi Lanjut Bergantung Cuaca

Sore itu, di Kampung Lampesu, Desa Rompegading, suasana terasa berat. Jenazah pertama korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya tiba di wilayah Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini rencananya akan segera dibawa menuju RS Bhayangkara di Kota Makassar.

“Korban pertama sudah sampai di Lampesu,”

kata Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada para wartawan di Posko Operasi SAR gabungan di Desa Tompo Bulu. Pernyataannya itu disampaikan Selasa (20/1/2026) siang, mengonfirmasi kedatangan korban.

Sebelumnya, jenazah ini sempat ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Minggu (18/1). Proses evakuasinya sendiri cukup berat. Tim harus menariknya ke puncak gunung dengan ketinggian sekitar 200 meter, baru kemudian bisa membawanya lewat jalur darat menuju Maros.

Nah, soal perjalanan selanjutnya ke Makassar, rencananya masih bisa berubah. Andi Sultan menyebut evakuasi udara masih jadi opsi. Namun begitu, semuanya sangat bergantung pada kondisi cuaca yang kadang tak bisa ditebak.

“Rencananya kalau cuaca baik akan dievakuasi lewat udara dari sana,” jelasnya.

“Kalau tidak, maka akan dibawa ke jalan poros dekat hutan pendidikan Unhas. Dari sana, ambulans yang akan mengantarkannya ke Makassar.”

Jadi, semua masih menunggu. Tim di lapangan tampaknya siap dengan segala skenario, sambil berharap cuaca memberi kesempatan untuk proses pemulihan yang lebih cepat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar