Suara ledakan keras mengagetkan warga di kawasan Suryodiningratan, Jogja, Selasa siang lalu. Sekitar pukul dua setengah, sebuah rumah menjadi pusat keributan. Dugaan sementara, sumber suara itu adalah petasan atau bahan peledak sejenisnya.
Yang memilukan, di antara tiga orang yang terluka, ada seorang balita berusia lima tahun. Dua korban lainnya adalah remaja berusia 18 tahun, yaitu DA dan YG.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, kejadian bermula saat ketiganya sedang berkumpul di dalam rumah. Apa yang sebenarnya mereka lakukan, masih belum jelas.
"Berawal korban sedang berada di rumah bersama dengan teman bermainnya YG dan M. Saksi tidak mengetahui pasti apa yang dilakukan korban bersama dengan temannya di dalam rumah tersebut,"
Begitu penjelasan Ps. Kasihumas Polresta Jogja, Ipda Anton Budi Susilo, seperti yang dirilis pada Kamis (12/3).
Ledakan itu sendiri terdengar begitu kencang. Saat warga bergegas mendatangi rumah tersebut, kondisi ketiganya sudah mengenaskan mereka mengalami luka bakar.
"Saksi mendatangi rumah dan mendapati korban bersama dengan temannya dan satu balita mengalami luka bakar,"
tambah Anton.
Tak butuh waktu lama, personel Polsek Mantrijeron bersama Tim Inafis langsung bergerak. Mereka segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Dari pantauan awal, ledakan tersebut cukup kuat hingga menyebabkan kerusakan di beberapa bagian dalam rumah.
Investigasi masih terus berlanjut untuk memastikan penyebab dan kronologi pasti insiden ini.
Artikel Terkait
Menteri Kehutanan Setujui Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Moh Zaki Ubaidillah Tumbangkan Unggulan Kedelapan, Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
Wali Kota Serang Siapkan Sanksi Tegas bagi Warga yang Buang Sampah ke Sungai Cibanten
Polisi Bongkar Skenario Pembunuhan Berencana di Banyuasin, Dua Kekasih Jadi Tersangka karena Tolak Perjodohan