Suasana di Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, siang itu cukup ramai. Warga berkumpul, bukan untuk acara seremonial biasa, melainkan membahas sesuatu yang mendasar: gizi anak dan keluarga. Upaya meningkatkan kesadaran tentang hal ini memang terus digaungkan, dan pertemuan seperti ini jadi salah satu wujud nyatanya.
Di tengah forum, anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, menyoroti sebuah program yang digadang-gadang bisa membentuk kebiasaan baik. Namanya Makan Bergizi Gratis atau MBG.
"MBG mampu menjadi kebiasaan baik, khususnya bagi anak-anak," ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Harapannya sederhana tapi penting: anak-anak bisa dapat makanan bergizi sesuai usianya di sekolah. Lalu, kebiasaan itu terbawa sampai ke rumah.
Menurut Sri, pemenuhan gizi yang baik itu bukan perkara sepele. Ini jadi kunci buat membangun generasi yang nantinya sehat dan cerdas. Program MBG, dalam pandangannya, bukan cuma soal menyediakan makanan. Lebih dari itu, ini adalah cara untuk mengedukasi masyarakat agar paham betul soal kebutuhan tubuh. Bukan asal kenyang dengan makanan tinggi lemak.
"Program MBG ini sebagai edukasi," jelas Sri lagi.
Ia melanjutkan, program itu bisa mengajari orang tua untuk menyempurnakan di rumah apa yang sudah didapatkan anak di sekolah. Intinya, MBG bertujuan menyehatkan sekaligus memberi pemahaman kepada orang tua tentang cara memenuhi gizi anak-anak mereka.
Nah, bicara soal koordinasi, Sri menilai pembentukan Badan Gizi Nasional oleh pemerintah adalah langkah strategis. Lembaga ini diharapkan bisa memperkuat sinergi berbagai program gizi, dari pusat sampai ke daerah. Namun begitu, peran serta masyarakat tetap dinilai krusial. Tanpa itu, program sebaik apapun sulit bertahan lama.
Di sisi lain, pemerintah ternyata sudah menyiapkan jalur pengaduan. Melalui Badan Gizi Nasional, masyarakat yang menemui masalah dalam pelaksanaan MBG entah itu soal menu atau teknis di lapangan bisa menyampaikan keluhannya. Caranya melalui kanal resmi, termasuk website dan Call Center 127.
Dengan berbagai sosialisasi yang digelar, program MBG diharapkan bukan sekadar wacana. Ia diimpikan bisa menjadi langkah nyata bersama, mengerek kesadaran kolektif tentang betapa vitalnya gizi yang cukup dan tepat untuk anak-anak kita.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia akan Hadapi Oman di FIFA Matchday Juni 2026, Suporter Ramai Beri Dukungan dan Kritik
Jay Idzes Kini Jadi Pilar Utama di Lini Belakang Sassuolo Usai Meniti Karier dari Belanda
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Angkot dan Sopir di Tanah Abang Akibat Sengketa Antrean
Anggota TNI Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Kasar ke Anak