Sore itu, di Kampung Lampesu, Desa Rompegading, suasana terasa berat. Jenazah pertama korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya tiba di wilayah Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini rencananya akan segera dibawa menuju RS Bhayangkara di Kota Makassar.
“Korban pertama sudah sampai di Lampesu,”
kata Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada para wartawan di Posko Operasi SAR gabungan di Desa Tompo Bulu. Pernyataannya itu disampaikan Selasa (20/1/2026) siang, mengonfirmasi kedatangan korban.
Sebelumnya, jenazah ini sempat ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Minggu (18/1). Proses evakuasinya sendiri cukup berat. Tim harus menariknya ke puncak gunung dengan ketinggian sekitar 200 meter, baru kemudian bisa membawanya lewat jalur darat menuju Maros.
Artikel Terkait
Jerman Evakuasi Diplomat dari Irak Menyusul Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel
Korlantas Andalkan Teknologi Digital untuk Atur Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026
Arteta: Arsenal Layak Bawa Pulang Kemenangan dari Markas Leverkusen
Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Berformalin di Boyolali Sejak 2019