Konflik antara Ukraina dan Rusia masih jauh dari kata selesai. Di tengah upaya-upaya diplomatik yang berjalan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas menyatakan satu hal: negaranya tidak akan menyerahkan satu jengkal pun wilayahnya kepada Rusia. Pernyataan ini sekaligus menegaskan kembali sikap keras Kyiv, yang kini telah hampir empat tahun berperang.
“Apakah kami membayangkan akan menyerahkan wilayah?” tanya Zelensky dalam sebuah konferensi pers, seperti dilaporkan AFP, Selasa (9/12/2025).
“Kami tidak memiliki hak hukum untuk melakukannya, berdasarkan hukum Ukraina, konstitusi kami, dan hukum internasional. Dan kami juga tidak memiliki hak moral apa pun,” tegasnya.
Dia mengakuinya, masalah wilayah ini memang jadi batu sandungan terbesar. Menurut Zelensky, Rusialah pihak yang bersikeras untuk merebutnya. Sementara Ukraina? Mereka sama sekali tak punya niat untuk menyerahkan apa pun. “Kami sedang memperjuangkannya,” ucapnya. Hingga kini, belum ada titik temu. “Ada masalah-masalah sulit terkait wilayah dan sejauh ini, belum ada kompromi,” sambungnya.
Di sisi lain, dari Moskow, Presiden Vladimir Putin punya tekad yang tak kalah bulat. Ambisinya adalah mengambil alih seluruh kawasan Donbas di Ukraina. Dua sikap yang berseberangan ini, tentu saja, membuat meja perundingan jadi ruang yang sangat rumit.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Perintah Hapus Chat dan Rekening Fiktif di Sidang Korupsi Kemnaker
China Peringatkan AS: Intervensi Militer ke Iran Bisa Picu Bencana di Timur Tengah
Banjir Bekasi Meluas, 49 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
DKI Tambah Tenaga Kontrak untuk Percepat Perbaikan Jalan