Ernando Ari Dikaitkan dengan Persija Jelang Kontrak Habis di Persebaya

- Selasa, 10 Maret 2026 | 15:00 WIB
Ernando Ari Dikaitkan dengan Persija Jelang Kontrak Habis di Persebaya
Ernando dan Gelombang Rumor ke Persija

SURABAYA – Musim depan, bursa Liga 1 bakal panas. Salah satu isu yang bikin heboh adalah kemungkinan hengkangnya Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya. Kiper andalan Timnas Indonesia itu dikait-kaitkan dengan Persija Jakarta, dan rumor ini bukannya tanpa alasan.

Kontrak Ernando di Surabaya tinggal tersisa waktu. Ia akan bebas transfer pada 31 Mei 2026 nanti. Situasi inilah yang bikin sejumlah klub besar mulai melirik.

Persija disebut yang paling getol. Tapi, ini kan cuma isu? Rupanya tidak juga.

Beberapa waktu lalu, Ernando pernah berbincang dengan Roy Ricardo. Saat itu, dengan cukup terbuka, kiper 24 tahun itu mengaku punya keinginan untuk membela tim besar.

"Maunya pingin tim-tim besar lah, seperti Persija atau Persib," ujarnya.

Ucapan itu langsung jadi bahan bakar. Media sosial pun ramai. Akun pemerhati transfer @serdadumerahputih_1945 bahkan menyebut Persija sudah memantau Ernando sejak akhir 2024. Katanya, Macan Kemayoran serius ingin memperkuat lini belakang.

Lantas, kenapa Persija butuh Ernando?

Alasannya sebenarnya cukup jelas. Regenerasi. Sektor kiper jadi perhatian utama manajemen Persija saat ini.

Andritany Ardhiyasa, sang legenda hidup di bawah mistar, sudah memasuki fase akhir karier. Mereka butuh penerus yang mumpuni. Belum lagi kabar bahwa kiper asing, Carlos Eduardo, kemungkinan tidak dipertahankan. Slot pemain asing itu mungkin dialihkan ke posisi lain yang lebih mendesak.

Jadi, fokusnya adalah membangun fondasi kiper lokal yang kuat untuk mendampingi Cyrus Margono ke depan. Dan nama Ernando Ari muncul sebagai jawaban yang nyaris sempurna. Pengalamannya di level klub dan timnas tidak perlu diragukan lagi.

Soal kualitas, datanya berbicara.

Menurut Transfermarkt, nilai pasarnya sekitar Rp5,21 miliar. Angka itu bukan main-main, menempatkannya sebagai salah satu kiper termahal di Indonesia.

Performa untuk Persebaya sejak 2020 pun impresif. Dari 103 penampilan, ia menjaga gawangnya tetap bersih dalam 33 laga. Total menit bermainnya sudah nyaris menyentuh 9.100. Statistik yang sulit diabaikan.

Tapi Persebaya tentu tak tinggal diam.

Manajemen Green Force pasti sudah menyiapkan strategi. Mereka diprediksi akan segera menawarkan kontrak baru untuk mengamankan aset berharga ini. Kehilangan Ernando secara cuma-cuma jelas pukulan telak.

Kini, bola sepenuhnya ada di kaki atau lebih tepatnya, di tangan Ernando. Beberapa bulan ke depan akan menentukan. Apakah ia memilih untuk tetap setia di kota yang membesarkan namanya, atau menerima tantangan baru di ibu kota? Pilihannya akan jadi salah satu drama transfer terbesar musim ini.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar