Masalahnya tak berhenti di situ. Dua pilar pertahanan, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras, juga ikut terkena imbas. Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini di laga yang sama. Otomatis, mereka dihukum satu pertandingan dan pasti absen lawan Celta Vigo.
Keputusan komite disiplin soal ini datang berbarengan. Madrid juga coba mengulur nasib untuk Aurelien Tchouameni, yang dikartu kuning pada menit ke-71 karena menjatuhkan Mauro Arambarri. Lagi-lagi, banding mereka ditolak. Keputusan wasit dianggap final.
Jadwal Padat, Tekanan Meningkat
Nah, inilah masalah sebenarnya. Rentetan sanksi ini datang di waktu yang sangat tidak tepat. Real Madrid punya jadwal mencekam: bertandang ke markas Celta Vigo Jumat malam, lalu menjamu Elche, dan diselanya ada laga besar babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.
Di sisi lain, persaingan di puncak klasemen La Liga masih panas. Barcelona terus membayangi. Pelatih Alvaro Arbeloa punya pesan jelas: Los Blancos tak boleh lagi kehilangan poin jika ingin tetap bertahan dalam pacuan perebutan gelar.
Dengan tiga pemain kunci tertahan sanksi, tantangan buat Arbeloa dan anak asuhnya jelas semakin berat. Mereka dipaksa berimprovisasi mencari solusi di tengah krisis kecil yang datang tiba-tiba ini.
Artikel Terkait
Raymond/Joaquin Hadapi Juara Dunia di Semifinal All England 2026
PSSI Didorong Manfaatkan Peluang Darurat FIFA untuk Gantikan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Spalletti Pastikan Negosiasi Kontrak Baru dengan Juventus Segera Dimulai
PSSI Buka Peluang Comeback Elkan Baggott ke Timnas di Era Herdman