Tapi Bradl merasa mereka butuh waktu. “Mereka masih perlu sepakat siapa yang benar-benar jadi penantang Marc nanti. Entah itu Bezzecchi, Bagnaia yang bangkit, atau Alex. Kurasa butuh dua tiga balapan dulu, baru mereka akan benar-benar kuat saat seri Eropa dimulai,” papar pembalap asal Jerman itu.
Persiapan Marc Marquez sendiri terbilang solid. Di tes pramusim Buriram akhir Februari lalu, dia catat waktu tercepat ketiga. Itu modal bagus untuk seri pembuka di sirkuit yang sama, yang dijadwalkan mulai 27 Februari mendatang.
Meski begitu, ada sedikit catatan mengkhawatirkan. Juara bertahan itu jatuh sampai tiga kali selama tes berlangsung. Sebuah pengingat bahwa di Buriram, segala bisa terjadi.
Jadi, prediksi Bradl memang menempatkan Marquez di puncak. Tapi lapangan, seperti biasa, punya cerita sendiri. Semuanya akan mulai terjawab di Thailand nanti.
Artikel Terkait
Manchester United Incar Elliot Anderson untuk Perkuat Lini Tengah
Erick Thohir Beberkan 20 Program Strategis Kemenpora, Target Tuntas 2026
Yuran dan Tavares Siap Tinggalkan Kenangan demi Kemenangan di Duel Panas PSM vs Persebaya
Infantino Tegaskan Piala Dunia 2026 di Meksiko Tetap Aman Meski Ada Gelombang Kekerasan