Timnas Indonesia U-17 Mulai Seleksi 42 Pemain untuk Persiapan Piala AFF dan Piala Asia 2026

- Rabu, 25 Februari 2026 | 08:15 WIB
Timnas Indonesia U-17 Mulai Seleksi 42 Pemain untuk Persiapan Piala AFF dan Piala Asia 2026

Nah, siapa saja nama-nama yang dipanggil? Berikut daftar 42 pemain yang akan bersaing ketat di Yogyakarta nanti.

Kiper: Syahdan Caesar (ASIOP), Moh Fahrizal (Persib Bandung), Noah Leo Duvart (Bali United), Vito Fauza (Persijap Jepara).

Belakang: Waliyuddin Shofa A (Persib), Pandu Aryo (Persik Kediri), Putu Ekayana Yoga (Bali United), Farik Rizqi (Madura United), Shoyyo Himawan P (Persis Solo), Zidane Raditya Chandra (Persis Solo), M. Widi Fathillah (Persebaya), Marthquin Yoku (PPLP Papua), M Rifaldi (Persija), M Fata Fatihul Ihsan (PSS Sleman), Farrel Luckyta W (PSS Sleman), Made Arbi Ananta (Bali United), Rizki Qory Khatami (Persib), Gilbert G Wangge (Persita), Handri Dimas Sulityo (Persik Kediri), Peres Akwila Tjoe (Persija), M Daffa Prasetyo (Borneo FC), M Rauf (Bhayangkara Presisi).

Tengah: Fardan Faras Prawita (Borneo FC), Girly Andrade Guevara (Persik Kediri), Chico Jericho Y (ASIOP), Keanu Sanjaya (Bali United), Miraj Riski Sulaiman (Madura United), M Irgi Fahrezi (Erlangga FA), Alfredo Naraya N (Persebaya), Abdul Galih R (Persib), Ridho (Persija), I Komang Semadi (Bali United), Dava Yunna Adi (Persebaya), Rohmat Nur H (PSM Makassar), M Rofiq Januar (Bhayangkara Presisi), Ichiro Akbar (Bhayangkara Presisi), Faisal Ade (Malut United).

Depan: Sean Rahman Castor (Persik Kediri), Fardhan Ary (Madura United), M Mierza F (Persik Kediri), M Hadza M (Borneo FC), Yohanes Yapagaimu (Safin Pati).

Seleksi ini tentu saja hanya awal. Prosesnya pasti ketat. Kurniawan memegang kendali penuh untuk memilih yang terbaik, menyaring talenta yang siap bertarung di level Asia Tenggara, lalu naik kelas ke tingkat Asia. Semuanya berawal dari sini, dari Yogyakarta.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar