Proyek jalan desa di Pandeglang akhirnya rampung. Tepatnya di ruas Surianeun-Pasirgadung, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia. Pemerintah Provinsi Banten memang menuntaskan pembangunannya lewat program Bang Andra. Tapi, ada masalah yang muncul belakangan ini.
Di sisi jalan yang bersebelahan dengan sungai, struktur bronjongnya mengalami penurunan. Itu terlihat cukup jelas.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menjelaskan soal proyek tersebut. Jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer itu dibangun dengan metode betonisasi dan masuk dalam program Bangun Jalan Desa Sejahtera untuk tahun anggaran 2025.
“Ruas Jalan Surianeun-Pasirgadung merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah yang ditangani langsung atas inisiatif Gubernur Banten, Andra Soni,”
kata Arlan, Sabtu (11/4/2026).
Namun begitu, ia mengakui adanya masalah pada bronjong penahan tanah di tepi sungai itu.
“Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi ini terjadi akibat meningkatnya debit air sungai di sekitar lokasi yang sempat meluap, sehingga memberikan tekanan cukup besar terhadap struktur bronjong,”
ujarnya menerangkan penyebabnya. Intinya, tekanan air yang meluap itulah yang diduga membuat bronjongnya turun.
Artikel Terkait
Empat Anggota Satu Keluarga Tewas saat Berkemah di Temanggung, Diduga Keracunan Barbeque Bawaan Sendiri
Menhan Sjafrie Salat Iduladha Bersama Prajurit TNI dan Warga Papua di Manokwari
Warga Bekasi Manfaatkan Libur Idul Adha untuk Piknik Keluarga di Monas dengan Bekal Olahan Daging Kurban
Hary Tanoe dan Angela Pimpin Langsung Pembagian Kurban Perindo di Paseban