Greg lalu menyebut Persib sebagai salah satu yang paling getol. Asnawi pun membenarkan bahwa negosiasi sempat nyaris final. Tapi, semuanya mentah di tengah jalan.
Masalahnya ada di izin dari klub lamanya. Mereka nggak ngizinin dia pindah ke Liga Indonesia. Malah, kontraknya justru diperpanjang.
Berhadapan dengan Cedera Serius
Di sisi lain, Asnawi sekarang punya tantangan lebih besar: cedera. Dia harus fokus penuh buat pulih dari cedera ligamen lutut (ACL) yang cukup parah.
Port FC mengonfirmasi bahwa cedera ini terjadi saat latihan rutin. "Asnawi mendapat cedera ACL dalam latihan," bunyi rilis resmi klub.
Operasinya sendiri sudah dilakukan dan dikabarkan sukses. Proses rehabilitasi diperkirakan bakal makan waktu empat sampai enam bulan. Port FC berjanji bakal dukung penuh pemulihannya.
"Sampai jumpa di musim 2026/27," tulis klub itu penuh harap.
Catatan Mengesankan di Thailand
Kehilangan Asnawi tentu jadi pukulan buat Port FC. Soalnya, statistiknya di Liga Thailand cukup mentereng. Dari 18 laga tim, dia tampil di 16 pertandingan. Absennya cuma karena akumulasi kartu merah.
Sekarang, semua perhatiannya tertuju pada meja rehab. Dia harus menjalani terapi intensif supaya bisa balik ke lapangan secepat mungkin. Publik sepak bola Indonesia jelas menghargai langkah dan kontribusinya selama di luar negeri.
Memang, cedera ACL ini memaksanya untuk jeda sejenak dari sepak bola. Tapi manajemen Port FC tetap optimis. Mereka yakin Asnawi akan kembali jadi pilar penting musim depan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Duel Bruno Moreira vs Dusan Lagator, Rp14,7 Miliar di GBT