Pasar mobil nasional sepertinya kehilangan gasnya di Maret lalu. Setelah di bulan Februari sempat menunjukkan angin segar, angka penjualan justru terjun bebas. Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan gambaran yang cukup suram.
Distribusi mobil dari pabrik ke dealer, atau penjualan wholesales, cuma mencapai 61.271 unit. Bayangkan, itu turun drastis hampir 25 persen dibanding bulan sebelumnya yang tembus 81.250 unit. Penurunan tahunan juga terjadi, turun 13,8 persen dari Maret tahun lalu.
Nah, kalau kita lihat dari sisi konsumen akhir, ceritanya tak jauh beda. Penjualan retail di Maret 2026 tercatat 66.627 unit. Angka ini juga lebih rendah 13,2 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya.
Lantas, apa penyebabnya?
Menurut sejumlah analis di lapangan, libur Lebaran yang panjang jadi salah satu biang keladinya. Momentum itu bikin aktivitas di dealer sepi dan proses distribusi ikut melambat. Padahal, banyak yang berharap Ramadan dan Lebaran justru bakal mendongkrak penjualan. Nyatanya? Pasar malah lesu, tidak sesuai ekspektasi.
Artikel Terkait
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay