Proses Pengambilan Keputusan Bagnaia
Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Aprilia, Bagnaia sempat berada di persimpangan jalan. Kabarnya, ia mempertimbangkan dua opsi utama di luar Ducati: Yamaha dan Aprilia. Pilihan akhir yang jatuh pada tim asal Noale, Italia, itu tidak terlepas dari beberapa pertimbangan mendalam.
Faktor keterikatan emosional dengan tim Italia serta hubungan profesional yang baik dengan rekan senegaranya, Marco Bezzecchi, disebut sebagai poin penting. Selain itu, situasi di Yamaha juga turut mempengaruhi. Tim dengan livery biru itu dikabarkan lebih fokus pada proyek jangka panjang dengan Toprak Razgatlioglu, pembalap debutan Turki yang saat ini membela tim satelit Yamaha Prima Pramac dan diyakini akan menjadi pionir utama mereka di era 2027.
Dengan demikian, keputusan Bagnaia untuk memilih Aprilia tampaknya merupakan hasil dari pertimbangan yang matang, menimbang baik prospek sportif maupun chemistry di dalam tim. Jika rumor ini terbukti benar, peta persaingan MotoGP 2027 akan menyajikan formasi tim yang sangat berbeda dan menarik untuk disimak.
Artikel Terkait
Oscar Haro Puji Mental Marc Marquez di Tengah Awal Musim yang Berat
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Pembuka Piala AFF 2026
Manchester City Gagal Rekrut Pengganti Bernardo Silva, Dikalahkan Chelsea
Persija Terperosok, Jarak ke Puncak Kian Melebar Usai Takluk dari Bhayangkara