.CO.ID, MAKASSAR PSM Makassar akhirnya mendapat tambahan amunisi baru. Di tengah bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, klub berjuluk Juku Eja itu resmi mendatangkan striker asal Serbia, Luca Cumic. Tujuannya jelas: memperkuat lini depan yang dinilai perlu sentuhan segar.
Klub mengumumkan kedatangannya lewat video perkenalan. Dalam rekaman itu, pemain berusia 25 tahun itu terlihat menandatangani kontrak, lalu menyapa dengan semangat khasnya.
“I’m Luca Cumic, EWAKO,” ujarnya singkat.
Menurut sejumlah analis, langkah ini wajar. Setelah mengevaluasi performa di paruh pertama musim, manajemen dan tim pelatih merasa sektor penyerangan butuh perhatian serius. Jadwal yang padat dan persaingan ketat membuat mereka tak bisa hanya mengandalkan satu pemain saja.
Di sisi lain, kehadiran Cumic juga mengisi slot pemain asing yang kosong. Posisi itu sebelumnya ditempati Lucas Serafim yang hengkang. Kepergiannya membuka peluang bagi PSM untuk mencari profil penyerang yang lebih cocok dengan skema pelatih Tomas Trucha.
Pilihan akhirnya jatuh pada Cumic. Striker muda ini punya postur sekitar 190 sentimeter tinggi yang dianggap ideal untuk gaya bermain PSM yang sering mengandalkan umpan silang dan permainan langsung. Trucha sendiri dikenal gemar memakai target man, pemain yang bisa menahan bola, menang duel udara, dan membuka ruang bagi kawan-kawannya.
Nilai pasarnya, berdasarkan data Transfermarkt, sekitar Rp6,08 miliar. Angka itu menunjukkan ia masih punya potensi untuk berkembang. Meski begitu, catatannya di klub sebelumnya, Radnik Bijeljina, tak terlalu mentereng: cuma empat gol dan satu assist dari 18 penampilan.
Itulah tantangan besarnya. PSM berharap atmosfer Super League dan kepercayaan dari pelatih bisa memicu performa terbaik Cumic. Mereka juga berharap ia bisa memberi variasi serangan dan meringankan beban Alex Tanque, yang selama ini jadi tumpuan utama.
Pengamat sepak bola Imran Amirullah melihat rekrutmen ini sebagai langkah logis.
“Mesti ada evaluasi disitu pelatih bagaimana mengevaluasi sektor yang kira-kira lemah dalam tim,” kata Imran.
Ia menambahkan, keputusan akhir memang ada di tangan pelatih. “Mungkin dari penyerangnya itu diproper. Sekarang evaluasinya seperti apa dan materinya bagaimana dan kurang stok di posisi mana yang perlu didatangkan pemain baru,” ungkapnya.
“Tergantung situasi di tim itu sendiri, karena dia (pelatih) lebih tahu,” jelas Imran lagi.
Kabar baiknya, Cumic sudah bisa dimainkan segera. Pada pekan ke-19, PSM akan menjamu Semen Padang di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin (2/2/2026). Laga itu berpotensi jadi debutnya.
Secara administratif, tak ada halangan. Namanya sudah terdaftar di situs operator liga sejak Minggu (25/1/2026). Tinggal menunggu, apakah kehadiran striker anyar ini benar-benar bisa jadi pembeda dan membawa angin segar untuk PSM. (Erfyansyah/)
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares