Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman keras. Kali ini, targetnya adalah Iran. Ancaman terbaru mantan Presiden AS itu muncul bertepatan dengan tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz jalur minyak vital yang kini terkatup akibat konflik yang dipicu AS dan Israel.
Lewat akun Truth Social-nya, Trump menggambarkan situasi dengan nada suram.
Begitu bunyi kutipannya, seperti dilaporkan Aljazeera, Selasa lalu. Unggahan itu langsung memicu gelombang kecemasan.
Namun begitu, dalam postingan berikutnya, Trump berusaha melunak. Dia bilang sebenarnya tak menginginkan skenario mengerikan itu terjadi. Yang dia mau, klaimnya, adalah perubahan rezim di Tehran.
Katanya lagi. Trump lalu menutup dengan kalimat yang lebih bombastis.
Artikel Terkait
Petugas Damkar Jadi Korban Begal dan Penganiayaan di Gambir
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kamar Pribadi Wakil Ketua DPRD Jabar
Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan HP Dibawa Kabur
Polresta Sidoarjo Raih Nilai A dari Ombudsman, Dinilai Sangat Baik