Rabu pagi di London, Tottenham Hotspur akhirnya mengambil keputusan yang sudah lama diisukan. Thomas Frank resmi diberhentikan dari posisi pelatih kepala. Pemicu utamanya jelas: kekalahan 1-2 dari Newcastle United di kandang sendiri yang membuat Spurs terpuruk di dasar klasemen, tepatnya di posisi ke-16.
Laga kontra Newcastle berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu dini hari waktu Indonesia. Malick Thiaw dan Jacob Ramsey sukses membobol gawang tuan rumah. Archie Gray sempat membawa harapan dengan gol penyama kedudukan, tapi itu tak cukup. Kekalahan ini cuma memperpanjang catatan buruk: Spurs sudah delapan laga liga tanpa menang. Bayangkan, dari 17 pertandingan terakhir, cuma dua kemenangan yang bisa direngkuh. Performa yang benar-benar jauh dari harapan.
Tekanan terhadap manajemen dan Frank sendiri sudah memuncak. Kini, jarak dengan zona merah degradasi cuma lima poin. Sangat tipis.
Padahal, kedatangan Frank musim panas lalu disambut antusias. Dia datang setelah sukses membangun Brentford selama tujuh tahun, bahkan membawa mereka promosi ke Liga Inggris untuk pertama kalinya. Sayangnya, kisah di Tottenham ternyata berbeda sama sekali.
Artikel Terkait
Jay Idzes Soroti Energi dan Taktik Baru John Herdman di Debutnya dengan Timnas Indonesia
Pelatih Bulgaria Buka Peluang Kembali Berkarier di Indonesia
AS Roma Minat Rekrut Mohamed Salah, Syaratnya Potong Gaji Drastis
Herdman Soroti Tiga Pemain Kunci untuk Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030