Penyesalan yang Tak Terlupakan dari Andik Vermansah
Nama Andik Vermansah dulu sempat jadi buah bibir. Di akhir dekade 2000-an hingga 2010-an, pemain dengan lari cepat dan gocekan mematikan itu digadang-gadang sebagai masa depan Timnas Indonesia. Popularitasnya bahkan meledak usai sebuah momen tak terlupakan: ia ditekel oleh legenda sepak bola dunia, David Beckham, dalam sebuah laga eksibisi di Jakarta. Saat itu, masa depannya terlihat begitu cerah.
Namun begitu, jalan karier ternyata tak selalu berjalan sesuai harapan. Kini, di usia 34 tahun, Andik justru punya satu penyesalan yang dalam. Penyesalan terbesarnya? Menolak tawaran untuk bermain di Amerika Serikat dan Jepang.
Memang, Andik termasuk yang berani merantau. Dia pernah membela klub Malaysia, Selangor, dari 2014 hingga 2017, lalu berpindah ke Kedah pada 2018. Tapi, pilihan ke Malaysia itulah yang kini ia sesali.
Dalam sebuah wawancara, Andik bercerita dengan jujur.
"Ada tawaran dari Malaysia. Terus sebenarnya juga ada dari Jepang dan Amerika. Tapi saya ambil dulu di Malaysia. Menyesal juga, terus terang, waktu itu saya kaget dapat uang banyak merasa sudah cukup, tapi saya enggak pikir panjang,"
Ungkapannya itu seperti mewakili rasa sesal banyak orang: tergiur oleh imbalan instan, tanpa mempertimbangkan prospek jangka panjang.
Artikel Terkait
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan
DKI Percepat Penataan Zebra Cross di Jalan Soepomo Usai Viral Gambar Pac-Man