Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar

- Jumat, 06 Maret 2026 | 00:40 WIB
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar

Malam di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, biasanya sepi. Tapi nanti malam, suasana itu bakal berbeda. Polres Metro Jakarta Selatan justru menggelar balap lari, atau mereka sebut fun night run, di tengah bulan Ramadan. Acara ini nggak main-main, target pesertanya sampai 200 orang.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengonfirmasi hal itu.

"Target peserta kami sekitar 200 peserta," ujarnya kepada awak media, Kamis lalu.

Menurutnya, gelaran ini sekaligus jadi wadah buat nampung minat anak muda sekaligus mencegah balap liar yang kerap terjadi. Lokasinya di Jalan Taman Bintaro Barat. Nah, buat yang mau ikut, catat baik-baik: pendaftarannya cuma bisa dilakukan langsung di lokasi, alias on the spot. Jarak larinya sendiri cukup pendek, cuma 100 meter.

"Iya, daftar on the spot. Larinya 100 meter," tegas Seala.

Untuk pendaftaran, panitia bakal buka sekretariat di Taman Bintaro. Yang menarik, pendaftaran baru dibuka lewat tengah malam, tepatnya dari pukul 22.00 sampai 00.00 WIB. Kenapa jam segitu? Seala punya alasan yang cukup masuk akal.

"Karena itu jam-jam rawan. Di saat itulah tindakan balap liar biasanya terjadi. Jadi, setelah pendaftaran tutup, sekitar pukul 01.00 dini hari, kita langsung mulai seremonial dan start lomba," jelasnya.

Kategori lomba awalnya cuma untuk anak-anak. Tapi polisi kemudian menambah kategori usia 19 hingga 25 tahun. Keputusan ini nggak muncul tiba-tiba.

"Tadinya cuma untuk usia anak-anak saja. Cuma ternyata, loh kok ini ada mahasiswa juga nih," sambungnya.

Alasannya sederhana. Baru-baru ini, pihaknya mengamankan seorang mahasiswa yang terlibat balap liar.

"Karena kemarin malam Minggu kami mengamankan salah satu mahasiswa, ya akhirnya kami tambahkan kategorinya. Jadi untuk usia 19 sampai 25 tahun juga," kata Seala menutup penjelasannya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar