Turin - Jendela transfer Januari 2026 akhirnya tertutup. Dan untuk Juventus, penutupan itu berarti mereka harus puas tanpa kedatangan striker baru yang selama ini diburu. Tapi, jangan salah. Di balik kegagalan itu, ada agenda lain yang justru jadi prioritas utama manajemen. Direktur olahraga Marco Ottolini dengan tegas menyatakan, fokus kini beralih ke meja negosiasi perpanjangan kontrak: untuk gelandang Weston McKennie dan sang arsitek di pinggir lapangan, Luciano Spalletti.
Memang, usaha untuk mendatangkan bomber top sempat dilakukan. Ottolini mengakui negosiasi berjalan dengan beberapa nama, sebut saja Randal Kolo Muani yang status kepemilikannya masih dipegang Paris Saint-Germain meski kini bermain untuk Tottenham Hotspur. Nama lain seperti Youssef En-Nesyri dari Besiktas juga sempat dibicarakan. Namun begitu, semua itu akhirnya hanya jadi wacana.
“Kami punya parameter finansial yang harus dipegang teguh. Kalau saja kondisinya pas, transfer pasti terjadi,” ujar Ottolini kepada Sport Mediaset.
“Tapi pada kenyataannya tidak. Ada banyak faktor. Meski begitu, kami tetap percaya pada skuad yang ada sekarang,” tambahnya.
Jadi, meski striker baru tak kunjung datang, ada secercah pencapaian yang patut diacungi jempol. Mereka berhasil mengamankan masa depan salah satu talenta terbaiknya, Kenan Yildiz, dengan kontrak baru yang lebih panjang dan klausul rilis yang ditingkatkan. Sebuah langkah cerdas untuk jangka panjang.
“Dengan pasar yang sudah tutup, energi kami bisa dialihkan sepenuhnya untuk urusan perpanjangan kontrak. Itulah yang sedang kami kerjakan,” jelas Ottolini.
Artikel Terkait
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan