JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berjalan lima hari dalam seminggu. Itulah keputusan terbaru pemerintah, yang menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ditempuh demi efisiensi. Intinya, program ini harus tetap bermanfaat bagi masyarakat, tapi tanpa membebani anggaran negara terlalu dalam.
Menurut Purbaya, arah kebijakan MBG ini sudah tepat. Hanya saja, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi yang ada sekarang. Pengurangan hari operasional menjadi salah satu bentuk penyesuaian itu.
“Anggarannya sepertinya bagus. Langkah-langkah yang diambil juga cukup baik,”
ujar Purbaya di kantornya, Jumat (27/3/2026).
Dia menegaskan, perubahan skema ini bukan untuk mengurangi tujuan awal program. Justru sebaliknya, ini soal mengatur ritme agar MBG bisa lebih efisien dan yang penting berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar berdampak nyata.
“Artinya menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah,”
katanya lagi.
Artikel Terkait
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
Saham Bakrie Melawan Arus, ENRG dan DEWA Catat Kenaikan Signifikan
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%
Tambang Nikel Hengjaya di Morowali Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja