Pemerintah Kurangi Hari Operasional Program Makan Bergizi Gratis demi Efisiensi

- Jumat, 27 Maret 2026 | 12:50 WIB
Pemerintah Kurangi Hari Operasional Program Makan Bergizi Gratis demi Efisiensi

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berjalan lima hari dalam seminggu. Itulah keputusan terbaru pemerintah, yang menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ditempuh demi efisiensi. Intinya, program ini harus tetap bermanfaat bagi masyarakat, tapi tanpa membebani anggaran negara terlalu dalam.

Menurut Purbaya, arah kebijakan MBG ini sudah tepat. Hanya saja, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi yang ada sekarang. Pengurangan hari operasional menjadi salah satu bentuk penyesuaian itu.

“Anggarannya sepertinya bagus. Langkah-langkah yang diambil juga cukup baik,”

ujar Purbaya di kantornya, Jumat (27/3/2026).

Dia menegaskan, perubahan skema ini bukan untuk mengurangi tujuan awal program. Justru sebaliknya, ini soal mengatur ritme agar MBG bisa lebih efisien dan yang penting berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar berdampak nyata.

“Artinya menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah,”

katanya lagi.

Di sisi lain, Purbaya dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak memotong anggaran MBG. Penyesuaian itu dilakukan sendiri oleh pengelola program, yaitu Badan Gizi Nasional (BGN). Syaratnya, kualitas manfaat untuk masyarakat harus tetap terjaga.

“MBG tidak saya potong. Mereka (BGN) melakukan efisiensi sendiri. Selama ada efisiensinya dan tidak mengurangi kualitas makanannya, saya setuju saja,”

tegasnya.

Rupanya, efisiensi tidak hanya berhenti di program MBG. Pemerintah juga sedang menyiapkan penghematan di pos-pos belanja lain, yang tersebar di seluruh kementerian dan lembaga. Langkah ini merupakan bagian dari paket penataan anggaran tahap berikutnya.

“Di tempat lain, di seluruh kementerian ada efisiensi. Ada tahap ketiga yang kita desain untuk menutup kekurangan anggaran yang ada,”

jelas Purbaya.

Namun begitu, besaran total efisiensi yang akan digulirkan belum dirincinya. Pemerintah masih tengah menghitung kebutuhan dan ruang penghematan yang memungkinkan. “Nanti kita hitung-hitung lagi deh,” ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar