Laporan pajak tahunan untuk 2025 ternyata sudah mulai ramai. Hingga tengah malam tanggal 26 Maret kemarin, Direktorat Jenderal Pajak mencatat ada lebih dari 9,1 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang sudah masuk. Angkanya persisnya 9.131.427 SPT.
Inge Diana Rismawanti, Direktur Penyuluhan DJP, yang mengonfirmasi data ini lewat keterangan tertulis Jumat lalu.
Kalau dirinci, laporan untuk tahun buku Januari-Desember 2025 didominasi oleh wajib pajak orang pribadi. Karyawan menyumbang 8,2 juta laporan, sementara non-karyawan sekitar 924 ribu. Untuk badan usaha, yang melapor dalam rupiah ada 190 ribu lebih, dan yang pakai dolar AS cuma 138.
Nah, ada juga laporan dari mereka yang tahun bukunya berbeda. Untuk kategori ini, badan usaha yang melapor dalam rupiah tercatat 1.621 dan dalam dolar AS hanya 21.
Artikel Terkait
1.300 Personel Gabungan Amankan Dua Laga FIFA Series di GBK
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Jabatan Kepala BAIS di Tengah Kasus Aktivis
Bappenas Soroti Peran Vital Riset BRIN untuk Dongkrak Produktivitas Peternakan
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 121 FIFA, Geser Malaysia yang Dihukum